Berita Kabupaten Banjar
Kebakaran di Kalsel, Api Bumihanguskan Empat Kelas dan Perpustakaan SDN 2 Jawa Laut Martapura
Kobaran api melahap bangunan Sekolah Dasar Negeri 2 Jawa Laut yang berada di Gang Keluarga Rt 9, Rw 2, Jawa Laut, Martapura
Penulis: Siti Bulkis | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Si jago merah berkobar di Kabupaten Banjar, Sabtu (31/7/2021) dinihari.
Kobaran api tersebut melahap bangunan Sekolah Dasar Negeri 2 Jawa Laut yang berada di Gang Keluarga Rt 9, Rw 2, Jawa Laut, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Peristiwa kebakaran tersebut dibenarkan oleh Kepala UPT Damkar Kabupaten Banjar, Gusti Yudhi, S.pi.
Berdasarkan keterangannya, kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 03.35 wita.
Usai menerima laporan, satu unit mobil Damkar Kabupaten Banjar langsung diturunkan untuk memadamkan kobaran api dibantu rekan relawan BPK Banjar lainnya.
Baca juga: Kebakaran Kalsel, Rumah Budidaya Tanaman Jamur di Sungai Tabuk Terbakar
Baca juga: Kebakaran Kalteng, Puslabfor Mabes Polri Selidiki Api di Tiga Toko Pasar Sampit
Sekitar pukul 04.00 wita api dapat dikuasai.
"Yang terbakar empat ruang kelas SDN 2 Jawa Laut," beber Gusti saat dihubungi.
Selain empat ruangan kelas tersebut, ada satu perpustakaan dua lantai yang terdampak ringan.
Penyebab kebakaran masih belum diketahui, yang pasti dari peristiwa ini tidak ada korban jiwa dan api tidak menjalar ke bangunan lain ataupun ke permukiman warga.
Sebelumnya peristiwa kebakaran menghanguskan satu unit rumah budidaya tanaman jamur di Jalan Martapura Lama, Rt 04, No 61, Gudang Tengah, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Untuk mencegah terjadinya kebakaran diharapkan kepada pemilik bangunan atau masyarakat agar memperhatikan kondisi bangunan miliknya masing-masing.
Baca juga: Kasus Penggelapan di Kalsel, Lelaki di Tanahbumbu ini Gadaikan Motor yang Dipinjamkan untuk Kerja
Baca juga: Petugas Gabungan Tegur Cafe dan Tongkrongan di Banjarmasin Tengah yang Masih Bandel
"Terutama instalasi listrik, lakukanlah peremajaan kelistrikan minimal sepuluh tahun sekali dan gunakan intalasi listrik standar SNI," imbaunya.
Yang lebih penting lagi, sambung Gusti, jangan menumpuk banyak sambungan di stop kontak, terlebih merubah sendiri perangkat meter listrik.
"Lebih baik hubungi pihak PLN yang lebih mengetahui," ucapnya.
Selain listrik, perhatikan juga kompor, baik kebersihannya, regulator, selang penghubung dengan gas.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/empat-ruangan-kelas-dan-satu-perpustakaan-di-sdn-2-jawa-laut-terbakar.jpg)