Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

Pasien Covid-19 Bergejala Bertambah, RSUD Abdul Aziz Tambah Bed Perawatan

Akibat penuhnya kapasitas yang tersedia, Pihak RSUD Abdul Aziz Marabahan membuka ruang baru untuk perawatan pasien Covid-19

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Ruang Teratai bangunan dua lantai RSUD Abdul Aziz Marabahan yang disediakan untuk merawat pasien Covid- 19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Akibat penuhnya kapasitas yang tersedia, Pihak RSUD Abdul Aziz Marabahan membuka ruang baru untuk perawatan pasien Covid-19, Jumat (30/7/2021). 

Hal ini disampaikan oleh Supriadi, Supervisor RSUD Abdul Aziz, dari 30 persen kesedian atau setara 29 bed semuanya telah penuh sejak malam tadi. dengan rincian 16 bed di lantai 1 ruang Teratai dan 13 orang di lantai 2.

"Melihat kondisi ini, kami memutuskan membuka ruang baru yang selesai direnovasi dan telah siap digunakan," ungkap Supriadi. 

Ruang dimaksud yakni ruang bedah, saat ini telah siap guna sebanyak 12 bed dari 21 kapasitas keseluruhan.

Baca juga: Pemprov Kalsel Hapus Denda Tunggakan Pajak Kendaraan Bermotor, Diskon 50 Persen Pajak Pokok

Baca juga: MK Menangkan Paslon BirinMu, Ketua DPD Partai Golkar Banjarmasin Berharap Masyarakat Kembali Bersatu

Baca juga: Sepuluh Hektar Lahan di Lianganggang Banjarbaru Terbakar

Ia pun menambahkan, dengan dibukanya ruang tersebut maka pihak rumah sakit belum memutuskan untuk mendirikan tenda di kawasan RSUD. 

Masih dari tempat yang sama, pihak rumah sakit juga sementara waktu menutup tiga ruangan karena menutupi banyaknya petugas yang terpapar dan untuk efektivitas perawatan pasien Covid. 

Tiga ruang layanan yang mengalami penutupan terhitung mulai hari ini, 30 Juli 2021, yakni ruang Anggrek, kelas 1 dan kelas 2.

Adapun update terbaru mengenai sebaran kasus Covid- 19 di Kabupaten Barito Kuala hari ini terdata 26 kasus konfirmasi positif, 69 orang sembuh. 

Untuk kasus keseluruhan tercatat 2.960 konfirmasi positif, 2.285 di antaranya sembuh dan 37 orang meninggal. 

Kasus aktif tersisa 638 orang, dengan rincian 605 isolasi mandiri dan 33 orang dalam perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

(banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved