Berita Banjarmasin

Lebih dari 100 Nakes di Banjarmasin Terpapar Covid-19

Lebih dari 100 tenaga kesehatan (nakes) di Banjarmasin, khususnya berada di bawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) diketahui terpapar Covid-19.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lebih dari 100 tenaga kesehatan (nakes) di Banjarmasin, khususnya berada di bawah naungan Dinas Kesehatan (Dinkes) diketahui terpapar Covid-19.

Nakes yang terpapar tersebut tersebar di berbagai fasilitas layanan kesehatan (fasyenkes), seperti puskesmas dan sebagainya.

Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina usai menggelar rapat evaluasi perpanjangan status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4, Selasa (2/8/2021).

"Nakes kita ada 186 orang yang terpapar Covid-19," ujar Ibnu Sina ditemui di Balai Kota.

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Angka Penderita Covid-19 di Kota Banjarmasin Terus Melesat

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Waspada, Kasus Covid-19 di Banjarmasin Mulai Meningkat

Baca juga: Wabah Corona Kalteng, Warga Antusias Ikuti Vaksinasi di Kantor Kelurahan Selat Tengah Kapuas

Baca juga: Wabah Corona Kalsel, Puluhan Penghuni Rumah Singgah Baiman Disuntik Vaksin Covid-19

Bahkan dijelaskan oleh Ibnu Sina, ada satu puskesmas yang diketahui ada belasan nakesnya yang terpapar Covid-19.

"Ada satu puskesmas yang sampai 15 orang melakukan isolasi mandiri (isoman)," katanya.

Sementara itu Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi menambahkan bahwa banyaknya nakes yang terpapar ini pula yang akhirnya membuat rasio pelacakan Covid-19 di Banjarmasin menurun.

"Turunnya rasio lacak kita karena ada 186 nakes di 26 puskesmas yang terpapar Covid-19. Termasuk tenaga surveillance, analis, dokter dan perawat.

Machli juga menambahkan bahwa pihaknya pun sudah melakukan penambahan dengan merekrut puluhan nakes, yang terdiri atas perawat, bidan hingga dokter.

"Kita sudah merekrut 50 perawat, 11 bidan dan satu dokter, dan ini akan dimaksimalkan juga untuk merawat pasien Covid-19 di RSUD Sultan Suriansyah," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved