Breaking News:

Berita Banjamasin

Capaian Vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin Masih Minim

Sejak beberapa bulan lalu, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menjalankan program vaksinasi Covid-19.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon
Petugas kesehatan sedang memberikan pelayanan vaksinasi Covid-19. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejak beberapa bulan lalu, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) telah menjalankan program vaksinasi Covid-19.

Program vaksinasi massal ini pun dijalankan dalam beberapa tahap, yakni tahap pertama untuk tenaga kesehatan, tahap kedua untuk lansia dan ketiga untuk masyarakat umum.

Pelaksanaan vaksinasi sendiri dilakukan melalui berbagai fasilitas layanan kesehatan seperti puskesmas dan lain sebagainya.

Dan meskipun sudah berbulan-bulan dilaksanakan, capaian vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin ternyata masih cukup minim.

Baca juga: Vaksinasi Massal di Banjarmasin Timbulkan Kerumunan, Borneo Law Firm Siap Terima Aduan

Baca juga: Lanal Banjarmasin Bersama Kadin Banjarmasin Gelar Vaksinasi Dosis Kedua untuk Warga Maritim

Baca juga: Kerumunan Vaksinasi Massal, Ketua YLC Peradi Banjarmasin : Penyelenggara Bisa Disanksi

Baca juga: Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi di Banjarmasin, Menko PMK Sarankan Kegiatan di Luar Ruangan

Hal ini pun dibeberkan oleh Kepala Dinkes Banjarmasin, Machli Riyadi ketika ditanya mengenai jumlah capaian vaksinasi di Kota Seribu Sungai.

"Capaian vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin baru sekitar 27,6 persen," ujar Machli.

Jumlah tersebut lanjut Machli terbilang masih cukup jauh dari target untuk pembentukan herd immunity di Banjarmasin.

"Minimal untuk pembentukan herd immunity itu, 80 persen dari jumlah total penduduk sudah harus divaksin," katanya.

Terkait hal ini pula, Machli pun menerangkan juga bahwa Pemko Banjarmasin pun akan terus menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Terlebih lanjutnya, Dinkes Banjarmasin telah mendapatkan sebanyak 918 vial dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (Dirjen P2P) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved