Berita Tapin

Satpol PP dan Damkar Tapin Latih Pegawai Pengadilan Agama Rantau Gunakan APAR Cegah Kebakaran

Satpol PP dan Damkar Tapin gelar pelatihan tanggap darurat dan bencana menggunakan APAR di Kantor Pengadilan Agama Rantau

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Syaiful Akhyar
banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene
Simulasi pemadaman kebakaran di halaman Kantor Pengadilan Agama Rantau. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Satpol PP dan Damkar Tapin melalui Kasi Pemadam Kebakaran gelar pelatihan Tanggap Darurat dan Bencana di kantor Pengadilan Agama Rantau, Kamis (5/8/2021).

Pelatihan diikuti oleh 12 orang peserta yang terdiri sejumlah pegawai Kantor Pengadilan Agama Rantau dan Personel Damkar Tapin.

Selain sosialisasi, petugas juga langsung memberikan pelatihan dan praktek di lapangan tentang penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), Simulasi dan Evakuasi Kebakaran bertempat di halaman Kantor Pengadilan Agama.

Kasi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kantor SatpolPP dan Damkar Kabupaten Tapin, Idi Amin Azis, mengatakan tujuan pelatihan ini agar jika ada kebakaran kecil atau pun besar pegawai sigap menggunakan APAR.

Baca juga: Update Covid-19 HST: Zona Merah, RSUD H Damanhuri Barabai Siapkan Ruangan Tambahan

Baca juga: Pembunuhan Kalsel, Pelaku Tergiur Lihat Saldo Tabungan Pegawai RSUD Idaman Banjarbaru

Baca juga: Pencurian di Banjarmasin, 2 Orang Ketahuan Menggasak Kabel Telkom di Gatot Subroto

"Apabila terjadi kebakaran kecil atau pun besar pegawai Pengadilan Rantau sudah bisa menggunakan APAR untuk pemadaman," terangnya.

Idi Amin Azis mengatakan para ASN atau pegawai dilingkungan Pengadilan Agama Rantau juga diberikan ilmu praktek penggunaan APAR sekaligus kita lakukan simulasi dan evakuasi di Lapangan.

"Semoga ilmu yang kita berikan terkait penggunaan APAR ini dapat bermanfaat dan dapat dipergunakan apabila terjadi kebakaran di Kantor PA Rantau atau di rumah mereka masing-masing," jelasnya.

Ia menjelaskan berdasarkan Peraturan Mentri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No : PER.04/MEN/1980 tentang syarat-syarat pemasangan dan pemeliharaan alat pemadam api ringan dalam salah satu pasalnya menyebutkan untuk satu ruangan standar minimalnya ada dua APAR ukuran enam kilogram.

"Memang sejauh ini berdasarkan pantauan dibeberapa gedung perkantoran atau minimarket yang ada di kabupaten Tapin terkait ketersediaan APAR ini masih kurang," jelasnya.

(banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved