Guru Kapuh Wafat
Guru Kapuh Meninggal, Bupati HSS Sebut Almarhum Adalah Ulama yang Dukung Umara Terkait Covid-19
Bupati HSS H Achmad Fikry mengatakan jika sosok Guru Kapuh merupakan ulama yang mendukung kebijakan umara. Khususnya, di dalam penanganan covid-19.
Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN – Kepergian Tuan Guru KH Ahmad Riduan Basri atau yang dikenal Guru Kapuh menjadi duka mendalam bagi Warga Hulu Sungai Selatan (HSS) terlebih Bupati dan Wakil Bupati.
Bupati Hulu Sungai Selatan, Achmad Fikry mengatakan jika sosok Guru Kapuh merupakan ulama yang mendukung kebijakan umara. Khususnya, di dalam penanganan covid-19.
Achmad Fikry menyebut jika sosok Guru Kapuh selalu taat dengan protokol kesehatan. Termasuk saat pemakaman.
Makanya, bebernya, pelaksanaan pemakaman dilakukan terbatas agar tidak terjadi kerumunan.
Baca juga: Tutup Usia pada Usia 55 Tahun, Ternyata Guru Kapuh Telah 13 Hari Dirawat di RSHB Kandangan
Baca juga: Guru Kapuh Meninggal Dunia, Jemaah Ini Menangis Antarkan Jenazah hingga Pemakaman
Baca juga: Profil Guru Kapuh yang Wafat Hari ini, Keturunan Datu Kalampayan Bernama Asli KH M Ridwan Baseri
Ia mengatakan, Guru Kapuh selalu mendukung kebijakan Pemerintah Hulu Sungai Selatan untuk menekan penyebaran covid-19.
“Kami sangat kehilangan guru kami,” katanya.
Ia berharap sepeninggalnya Guru Kapuh, ia berharap dakwah bisa dilanjutkan oleh Guru Syairazi. (banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)