Breaking News:

Puasa Tasua dan Asyura

3 Hari Lagi Puasa Tasua dan Asyura Muharram 1443 H, Mengerjakannya Akan Diampuni Dosa Selama Setahun

Puasa Tasua dan Asyura di bulan Muharram ini memiliki keutamaan bagi umat Islam yang menjalankan. Misalnya akan diampuni dosanya selama setahun lalu

tribun style
Puasa Asyura 10 Muharram.3 Hari Lagi Puasa Tasua dan Asyura Muharram 1443 H, Mengerjakannya Akan Diampuni Dosa Selama Setahun 

Seperti diungkapkan Abi Qatadah, bahwasanya Rasulullah ditanya tentang puasa Asyura.

Beliau menjawab: “Menebus dosa tahun yang lalu.” (HR.Muslim)

Baca juga: Bedanya Sholat Rawatib Qobliyah dengan Badiyah, Simak Pula Keutamaannya Menurut Rasulullah

Baca juga: Niat Puasa Tasua dan Asyura di Tahun Baru Islam 2021, Berikut Keutamaan Puasa Sunnah Bulan Muharram

- Mengikuti anjuran Rasul

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas: “Rasulullah telah berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan supaya orang-orang berpuasa.” (HR.Muslim).

Abu Hurairah ra. juga berkata: Saya mendengar Rasulullah bersabda: “Hari ini adalah Hari Asyura, dan kamu tidak diwajibkan berpuasa padanya. Dan saya sekrang berpuasa, maka siapa yang suka berpuasalah. Dan siapa yang tidak suka, berbukalah!”.

Selain itu, Aisyah ra., istri tercinta Rasulullah saw, menceritakan bahwa hari Asyura adalah hari dimana orang-orang Quraisy pada masa jahiliyah biasa berpuasa.

Rasulullah juga biasa berpuasa pada hari tersebut, ketika datang di Madinah, beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang-orang untuk turut berpuasa.

Akan tetapi tatkala difardukan puasa Ramadhan, Rasulullah saw. bersabda: “siapa yang ingin berpuasa, ia berpuasa, dan siapa yang tidak ingin berpuasa, ia berbuka.” (HR. Bukhari Muslim).

Melihat cerita Aisyah tersebt, tampak bahwa Rasulullah setengah mewajibkan puasa Asyura, meski kemudian ketika puasa pada bulan Ramadhan diwajibkan, beliau menegaskan bahwa boleh puasa boleh pula tidak.

Ini tentu mengindikasikan akan peningnya puasa ini di mata beliau saw.

- Keutamaannya di bawah Puasa Ramadhan

Sebuah hadis yang diungkapkan Abu Hurairah, bahwa puasa pada bulan Muharram keutamaanya tepat di bawah puasa Ramadhan.

Menurut Abu Hurairah, suatu ketika Rasulullah ditanya: “Shalat menakah yang lebih utama setelah shalat fardhu?”

Nabi bersabda: “Yaitu shalat di tengah malam.”

Mereka bertanya lagi: “Puasa manakah yang lebih utama setelah puasa Ramadhan?”

Sabda Nabi: “Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharram.” (HR. Ahmad, Muslim dan Abu Daud).

Melihat posisi yang berada tepat di bawah puasa Ramadhan, maka menunjukkan bahwa puasa pada bulan Muharram memiliki keutamaan yang luar biasa.

Ilustrasi Puasa Asyura
Ilustrasi Puasa Asyura (tribun style)

Sebab puasa Ramadhan adalah wajib, sedangkan puasa Muharram sunah.

- Hari puasa Umat Nabi Musa

- Mewujudkan impian Sang Junjungan

Rasulullah merupukan junjungan umat Islam, orang yang dihormati dan cintai.

Ada sebuah obsesi beliau yang belum terlaksana, lantaran ajal menjemput sebelum tercapainya maksud.

Obsesi itu adalah puasa Tasu'a, yakni puasa pada tanggal 9 Muharram.

Hal itu seperti diceritakan Ibnu Abbas ra.: Rasullullah bersabda: “Kalau saya lanjut umur sampai tahun yang akan datang, niscaya saya akan berpuasa Tasu’a.” (HR. Muslim).

(Tribunnews.com/Suci Bangun DS)

Baca juga: Keutamaan Puasa Tasua dan Asyura, Dua Puasa Sunnah di Awal Tahun Baru Islam 2021

Baca juga: Niat Puasa Tasua dan Asyura di Tahun Baru Islam 2021, Berikut Keutamaan Puasa Sunnah Bulan Muharram

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved