Harga Emas Hari Ini

DAFTAR Terbaru Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Emas Antam dan UBS Stagnan

Harga emas di Pegadaian hari ini stagnan. Baik emas Antam maupun emas UBS yang dijual di Pegadaian, harganya sama dengan hari kemarin.

kompas.com
Ilustrasi. DAFTAR Terbaru Harga Emas Hari Ini di Pegadaian, Emas Antam dan UBS Stagnan 

Harga emas 50 gram: Rp 44.994.000

Harga emas 100 gram: Rp 89.951.000

Harga emas 250 gram: Rp 224.811.000

Harga emas 500 gram: Rp 449.092.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 897.213.000

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 11 Agustus 2021 : Turun Beberapa Hari, Kini Naik Menjadi Rp 962.000 Per Gram

Baca juga: Harga Emas Antam dan UBS di Pegadaian Turun Lagi, Simak Daftar Harga Emas Hari Ini

Emas Menguat Hampir 1% dalam Sepekan

Harga emas melesat lebih dari 1% pada perdagangan akhir pekan lalu. Katalis utama datang dari hasil survei yang menunjukkan bahwa sentimen konsumen AS turun pada awal Agustus dan menenangkan kekhawatiran investor atas tapering off Federal Reserve.

Jumat (13/8), harga emas spot ditutup menguat 1,53% ke level US$ 1.779,74 per ons troi. Serupa, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Desember 2021 juga ditutup melonjak 1,5% ke US$ 1.778,20 per ons troi.

Dengan ini, dalam sepekan emas spot sudah menguat hampir 1%. Hal yang sama pun terjadi pada emas berjangka, yang terlihat naik 0,86% di pekan yang berakhir 13 Agustus itu.

Logam mulia telah pulih dari koreksi tajam yang membuatnya berada di level terendah lebih dari empat bulan pada hari Senin (9/8). Di awal pekan, emas mendapat tekanan dari kekhawatiran The Fed akan mulai mengurangi dukungan ekonomi setelah laporan pekerjaan AS yang kuat di pekan sebelumnya.

ILUSTRASI. Emas batangan logam mulia produksi PT Aneka Tambang Tbk.
ILUSTRASI. 

"Kejatuhan emas sedikit berlebihan dan kami mulai melihat kenyataan bahwa stimulus ekonomi di AS dan di seluruh dunia akan terus berlanjut," jelas Jeffrey Sica, CEO Circle Squared Alternative Investments, dilansir kontan.co.id.

Sebagai tanda potensi dampak ekonomi dari varian Delta Covid-19 yang menyebar cepat, indeks sentimen konsumen awal yang dikeluarkan Universitas Michigan berada pada level terendah dalam satu dekade pada awal Agustus.

Ini membuat dolar AS dan yield US Treasury tenor acuan 10-tahun juga melemah setelah survei tersebut. Alhasil, daya tarik emas pun kembali.

Memberikan dukungan lebih lanjut untuk emas batangan adalah peningkatan permintaan fisik, terutama dari konsumen utama seperti India dan Cina.

"Harapannya adalah pemulihan permintaan India khususnya akan menjadi tren yang berkelanjutan, menjaga harga emas agar tidak turun secara signifikan," kata ahli strategi komoditas TD Securities Daniel Ghali.

Sumber: Kontan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved