Liga Spanyol
Borok Barcelona yang Terungkap Pascakepergian Lionel Messi, Joan Laporta Berkonflik dengan Bartomeu
Perginya Lionel Messi dari Barcelona mengejutkan banyak pihak. Kini Barcelona dilanda konflik antara presiden lama dan baru
BANJARMASINPOST.CO.ID - Konflik di Barcelona pascakepergian Lionel Messi terus terjadi.
Kini, mantan Presiden Barcelona, Josep Maria Bartomeu memulai perselisihan dengan pimpinan saat ini, Joan Laporta.
Perginya Lionel Messi dari Barcelona mengejutkan banyak pihak.
Meski ia mengatakan ingin bertahan, akhirnya La Pulga harus pindah dan memilih Paris Saint-Germain sebagai klub barunya mulai musim 2021/2022.
Kepergian Lionel Messi dari Camp Nou pun pada akhirnya memaksa Presiden Barcelona, Joan Laporta membongkar borok klubnya sendiri.
Baca juga: Anggaran Real Madrid untuk Tebus Mbappe dari PSG, sang Pemain Enggan Perbarui Kontrak
Baca juga: AC Milan Tambah Kekuatan di Posisi Gelandang, Yacine Adli Datang Sebelum Liga Italia Serie A Mulai
Negosiasi kontrak Messi yang gagal membongkar fakta bahwa Blaugrana mengalami krisis finansial yang sangat parah.
Mengingat Laporta baru terpilih menjadi Presiden Barca pada tahun ini, banyak pihak yang menyudutkan pendahulunya, Josep Maria Bartomeu sebagai dalang bobroknya kondisi keuangan klub.
Merasa namanya disebut menjadi biang kerok masalah Barcelona, Bartomeu tidak terima dan menuding balik kepemimpinan saat ini yang dipimpin Laporta.
Bartomeu menulis surat terbuka yang mengklaim Joan Laporta gagal meneruskan 'warisan bagus' yang ia tinggalkan di Barcelona.
Secara singkat, surat terbuka Josep Maria Bartomeu mengklaim Joan Laporta gagal menyelamatkan klub dengan potensi proyek 'Barcelona Corporate' yang ia wariskan.
Di mana proyek tersebut dinilai Bartomeu bisa menutup utang dan kerugian yang dialami raksasa Catalan dalam beberapa tahun terakhir, khususnya saat pandemi.
Mendengar berbagai tudingan dari Bartomeu, Joan Laporta tidak terima begitu saja.
Laporta menilai Bartomeu mencoba memulai perang dengan dirinya kembali seperti dulu, saat ia menjabat menjadi Presiden Barcelona untuk pertama kalinya.
Dilansir dari Marca, Laporta menegaskan bahwa surat terbuka yang ditulis Bartomeu 'penuh kebohongan'.
Tak main-main, Laporta bahkan berani membongkar detail kerugian dan utang Barcelona yang mencapai 451 juta euro (Rp7,6 triliun) hanya untuk membuktikan perkataannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/mega-bintang-barcelona-lionel-messi-berpose-bersama-presiden-barcelona.jpg)