Breaking News:

PPKM Kalteng

PPKM Level 4 Kalteng Dihentikan, Gubernur Serahkan Kebijakan kepada Bupati dan Wali Kota

Gubernur Kalteng tidak memperpanjang PPKM Level 4 dan menyerahkan kebijakan kepada bupati/wali kota, saat ini ada 2 kabupaten masuk zona merah

Penulis: Fathurahman | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID/FATURAHMAN
Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 oleh Gubernur Kalimantan Tengah, H Sugianto Sabran resmi tidak diperpanjang.

Gubernur Kalteng menyerahkan kebijakan pelaksanaan PPKM ke Bupati dan Wali Kota.

Hal itu diungkapkan Gubernur Sugianto, Selasa (17/8/2021) malam, setelah melihat kondisi data penyebaran Covid-19 yang terus membaik.

Pada Kamis (12/8/2021) terpantau kabupaten yang masuk zona merah hanya ada dua yakni Kabupaten Kapuas dan Barito Timur.

Baca juga: Kabupaten Kapuas PPKM Level 4, Tim Satgas Hukum Protokol Kesehatan Cek Aktifitas Pasar Mingguan

Baca juga: Kasus Positif Covid-19 Masih Tinggi, PPKM Level 4 Banjarmasin Berlanjut Sepekan ke Depan 

"Hari ini, Selasa, 17 Agustus 2021, bersamaan dengan berakhirnya Instruksi Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 180.17/171/2021 tgl 5 Agustus 2021, PPKM Level 4 yang diberlakukan di seluruh Kabupaten dan Kota di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah sejak tanggal 5 Agustus 2021 berakhir.," ujarnya.

Secara khusus untuk Kota Palangkaraya, PPKM Level 4 tersebut telah diberlakukan sejak tanggal 3 Agustus 2021.
Dalam jangka waktu 14 hari tersebut, berbagai upaya telah dilakukan secara sinergis antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dan lembaga lainnya juga dukung masyarakat.

"Saya sebagai Gubernur Kalimantan Tengah terus memperhatikan data-data mengenai covid-19 yang terjadi selama 14 hari untuk menentukan kebijakan yang akan diambil ke depannya, termasuk kebijakan mengenai perpanjangan PPKM Level 4 tersebut," ujarnya.

Berdasarkan Zonasi dari Bersatu Lawan Covid-19 (BLC), posisi pada tanggal 1 Agustus 2021, Kabupaten/Kota Zona Merah di Kalimantan Tengah sebanyak 5 (lima) yaitu, Kota Palangkaraya, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kabupaten Kotawaringin Barat, Kabupaten Barito Selatan dan Kabupaten Barito Timur sedangkan lainnya Zona Oranye.

Namun lanjut dia, pada 15 Agustus 2021, Zona Merah berkurang menjadi 2 (dua) yaitu Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Barito Timur, kemudian Kabupaten Seruyan telah mengalami perbaikan menjadi Zona Kuning, sedangkan lainnya Zona Oranye.

Baca juga: Aparat Desa Telaga Silaba Kabupaten HSU Bagikan Masker kepada Penonton Lomba Dayung

Baca juga: Remisi Hari Kemerdekaan, 7 Warga Binaan Dibebaskan dari Rutan Kandangan Kalsel

Secara khusus Kota Palangkaraya yang dalam beberapa minggu selalu berada pada Zona Merah, telah mengalami perbaikan menjadi Zona Oranye.

Demikian juga dengan BOR Isolasi Covid-19 pada tanggal 3 Agustus 2021 berada pada angka 57,5 persen dan BOR Intensif 61,1 persen, maka pada tanggal 16 Agustus 2021 BOR Isolasi berada pada 41,4 persen dan BOR Intensif 57,5 persen.

"Pemerintah Kalteng memutuskan tidak memperpanjang PPKM Level 4 di wilayah dan menyerahkan penanganannya kepada masing-masing kabupaten dan kota berdasarkan kriteria yang ada," ujarnya.

Pemerintah Provinsi selaku wakil Pemerintah Pusat di daerah akan melihat, memantau dan melaporkan hasil penanganan pandemi Covid-19 kepada Pemerintah Pusat.
"Jika dalam pelaksanaan PPKM sesuai kriteria yanga ada, pemerintah Kabupaten/Kota menemui kesulitan, agar dilaporkan secara berjenjang ke Pusat melalui Pemrov Kalteng," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id / faturahman

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved