Breaking News:

Berita Banjarmasin

Tak Cuma Nakes dan Lansia, Kalangan Mahasiswa Juga Jadi Sasaran Gerai Vaksin Presisi Polda Kalsel 

Polda Kalsel pun turut membantu pemerintah melaksanakan vaksinasi dengan sasaran mahasiswa melalui Gerai Vaksin Presisi. 

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
Biddokkes Polda Kalsel Untuk Bpost
Ratusan mahasiswa dan mahasiswi UIN Antasari Banjarmasin menjadi peserta Gerai Vaksin Presisi Polda Kalsel di Banjarmasin, Selasa (24/8/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Selain tenaga kesehatan, pekerja layanan umum dan lansia, program vaksinasi Covid-19 terus diperluas termasuk menyasar kalangan mahasiswa. 

Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) pun turut membantu pemerintah melaksanakan vaksinasi dengan sasaran mahasiswa melalui Gerai Vaksin Presisi. 

Seperti yang digelar di Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Jalan A Yani Kilometer 4, Kota Banjarmasin sejak Senin (23/8/2021).

Kabiddokkes Polda Kalsel, Kombes Pol dr Ubaidillah, Selasa (24/8/2021) mengatakan, sebanyak 600 lebih mahasiswa-mahasiswi, Civitas UIN Antasari Banjarmasin dan masyarakat umum berhasil divaksin. 

Baca juga: Gelar Serbuan Vaksinasi, Mako TNI AL Banjarmasin Dikunjungi Pj Gubernur Kalsel

Baca juga: Nakes di RSUD Kapuas Terima Vaksinasi Covid-19 Ketiga

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Cempaka, Sesi Pertama Sinovac dan Sesi Kedua Moderna

"Antusiasmenya tinggi. Dari 600 target kami, 649 peserta hadir untuk divaksin," kata Kombes Pol dr Ubaidillah. 

Namun kata Kabiddokkes, tak semua dari peserta yang hadir berhasil divaksin. 

Dimana ada 10 orang yang batal divaksin, karena 2 orang di antaranya terdeteksi mengidap infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), 4 orang dalam masa penyembuhan Covid-19 dan 4 orang mengidap asma. 

Mereka tak lolos saat melalui tahapan skrining kondisi kesehatan yang menjadi tahapan wajib sebelum menjalani vaksinasi Covid-19. Sedangkan 639 orang berhasil divaksin menggunakan vaksin Sinovac. 

"Total digunakan sebanyak 60 vial," terang Kabiddokkes. 

Setiap orang yang divaksin pun melalui tahapan observasi minimal selama 30 menit pasca disuntik vaksin. 

Tujuannya untuk memastikan tak ada gejala efek samping yang timbul dari pemberian vaksin. 

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Jadi Syarat, Pencairan BLT Dana Desa 93 Warga Desa Ulang Kandangan Mandek

Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 tersebut menurutnya juga menjadi bagian dalam Program Vaksinasi Merdeka, dimana Polda Kalsel juga menjadi bagian yang menyukseskannya dengan memvaksin belasan ribu orang di Banua sepanjang Bulan Agustus 2021.

Setiap orang yang divaksin juga kata Kabiddokkes terdata secara komperhensif di sistem aplikasi P-care Polda Kalsel. (banjarmasinpost.co.id/achmad maudhody) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved