Wabah Corona
Update Kasus Corona di Dunia 30 Agustus 2021, Indonesia Berada Peringkat 13
Kasus Covid-19 di dunia masih tinggi. Setiap hari angka kasus virus corona terus mengalami peningkatan, Senin (30/8/2021) pagi.
Pada Minggu (29/8/2021) Selandia Baru melaporkan 83 kasus transmisi lokal yang dari infeksi virus corona varian Delta yang sangat menular.
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan, pemerintah akan mengumumkan upaya-upaya untuk mengendalikan wabah pada Senin (30/8/2021).
Baca juga: Kabar Baik, Juru Bicara Satgas Covid-19 Banjarmasin Sebut PPKM Sudah Turun ke Level 3
Sebelumnya, pada Jumat (27/8/2021) Ardern telah memperpanjang lockdown di negara berpenduduk 5,1 juta itu hingga Selasa (31/8/2021) tengah malam.
Setelah itu pembatasan akan sedikit dilonggarkan. Namun di Auckland, yang merupakan pusat wabah, akan tetap menjalani lockdown lebih lama lagi.
Ardern mengatakan pemerintah Selandia Baru sedang mencari lebih banyak informasi tentang penyebaran infeksi.
"Jika kami perlu memperketat pembatasan kami lebih lanjut, kami akan melakukannya," katanya dalam briefing yang disiarkan televisi.
Dari laporan kasus pada hari Minggu, 82 kasus dilaporkan di Auckland, kota terbesar di Selandia Baru, dan satu kasus lainnya diidentifikasi di ibu kota, Wellington. Warga Selandia Baru sempat merasakan hidup hampir bebas virus dan tanpa pembatasan hingga ledakan wabah pada Agustus 2021.
Sejauh ini, negara itu telah mencatat lebih dari 3.100 kasus virus corona yang dikonfirmasi sejak awal pandemi dan 26 kematian terkait.
Dari kasus masyarakat saat ini, 34 orang dirawat di rumah sakit dan dua di antaranya dalam perawatan intensif. Kasus komunitas aktif mencapai 511, dengan 496 di antaranya di Auckland.
Israel
Melansir Al Jazeera, Minggu (29/8/2021), Israel telah mulai membuka program vaksinasi booster untuk anak-anak berusia 12 tahun. Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Naftali Bennet mengatakan, program vaksinasi booster yang dimulai sebulan lalu untuk lansia telah memperlambat peningkatan penyakit parah yang disebabkan oleh varian Delta.
Baca juga: WHO Masukkan Mutasi Virus Corona Varian Baru dari Rusia Dalam Daftar Pemantauan Ekstra
Dalam konferensi pers, Minggu (29/8/2021), pejabat tinggi kesehatan Israel mengatakan bahwa efektivitas dosis kedua vaksin Pfizer-BioNTech berkurang enam bulan setelah pemberian, sehingga diperlukan booster.
"Dosis ketiga membawa kita ke tingkat perlindungan yang dicapai oleh dosis kedua, ketika baru saja disuntikkan," kata Sharon Alroy-Preis, kepala kesehatan masyarakat di Kementerian Kesehatan Israel.
“Itu berarti, orang 10 kali lebih terlindungi setelah dosis vaksin ketiga,” ujar dia.
Mereka yang memenuhi syarat untuk vaksinasi dosis ketiga dapat menerimanya asalkan setidaknya lima bulan telah berlalu sejak penyuntikan dosis kedua mereka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/vaksinasi-di-aula-praja-polres-tabalong-kota-tanjung-kabupaten-tabalong-kalsel-sabtu-28082021.jpg)