Bumi Selidah

DPPPKBP3A Batola Siapkan Grand Design Kependudukan Lima Pilar

Dinas PPPKBP3A gelar rapat persiapan penyusunan grand design pembangunan kependudukan 5 pilar di aula Bahalap Kantor Sekretariat Kabupaten Barito Kual

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Edi Nugroho
Prokopimda Batola
Rapat penyusunan grand design pembangunan kependudukan lima pilar di Aula Bahalap, Senin (30/8/2021) 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Dinas PPPKBP3A gelar rapat persiapan penyusunan grand design pembangunan kependudukan 5 pilar di aula Bahalap Kantor Sekretariat Kabupaten Barito Kuala (Batola), (30/8).

Kegiatan yang bertujuan untuk menyamakan persepsi semua anggota dalam penyusunan grand design kependudukan 5 pilar di Batola.

Adapun 5 pilar itu sendiri ungkap Kepala DPPPKBP3A adalah 1 Pengendalian Kuantitas penduduk; 2 Peningkatan Kualitas Penduduk; 3 Penataan persebaran dan pengarahan mobilitas penduduk; 4 Pembangunan keluarga berkualitas; 5 Penataan Data dan Informasi kependudukan serta administrasi kependudukan.

"Penataan grand design 5 pilar ini penting untuk dilakukan, agar pembangunan di bidang kependudukan tidak melenceng dari garis-garis yang ditetapkan, " ungkap Harliani.

Baca juga: Pejabat Kemenkumham dan Bupati Batola Bahas Ruang Isolasi Covid-19 di Rutan Marabahan

Baca juga: Tercebur Saat Menaiki Feri di Sungai Gampa Batola, Satu Warga Dilaporkan Tenggelam di Sungai Barito

Baca juga: Berstatus PPKM Level 3-4, Batola Tetap Laksanakan PTM Sejak Tahun Ajaran Baru

Baca juga: Narkoba Kalsel : Sehari Dua Budak Sabu Dibekuk Polisi Batola

Harliani juga menambahkan bahwa penyusunan grand design kependudukan 5 pilar ini sesuai dengan peraturan Presiden no. 153 tahun 2014 tentang grand design pembangunan kependudukan.

Acara yang dibuka oleh Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Suyud Sugiono ini dihadiri pula oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Jakuinudin dan berhadir sebagai pemateri Prof. Dr. Syamsul Arifin, M. Pd guru besar universitas Lambung Mangkurat yang saat ini menjabat Dekan di Universitas Palangkaraya.

Dalam sambutannya, Suyud menyampaikan bahwa mobilitas penduduk di Barito Kuala saat ini sangat tidak merata.

Ada beberapa Kecamatan yang memiliki tingkat kepadatan yang cukup tinggi dibanding Kecamatan lainnya.

"Tingkat mobilitas penduduk yang berbeda tentunya menuntut kita harus melakukan penyesuaian dalam melakukan perencanaan, " ungkap Suyud yang berhadir mewakili Sekretaris Daerah Zulkipli Yadi Noor.

Suyud berharap pada pelayanan administrasi kependudukan harus menjadi poin penting dalam penyusunan rencana penataan grand design kependudukan.

"Bagaimana kita memenuhi kebutuhan-kebutuhan dasar masyarakat menjadi catatan penting kita dalam penyusunan grand design ini, " tambah Suyud.

Prof. Dr. Syamsul Arifin, M. selaku narasumber kemudian menyampaikan bahwa sebelum penyusunan grand design harus ada kajian-kajian termasuk dari peraturan-peraturan Daerah dan kajian langsung kondisi di lapangan.

"Baru setelah kita lakukan kajian, kita baru bisa siapkan draft yang kita serahkan kepada Kabupaten yang nantinya menjadi dokumen Kabupaten, " ungkap Syamsul Arifin.

Selanjutnya Syamsul Arifin menyampaikan, jika data-data yang diperlukan lengkap, maka naskah grand design kependudukan 5 pilar ini akan siap dalam waktu tiga bulan. (aol)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved