Breaking News:

Berita Kalteng

Pada Bimtek Implementasi Program Kesiapan Bersekolah, Ben: Pendidikan Bisa Putus Rantai Kemiskinan

Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi program kesiapan bersekolah bagi satuan PAUD.

Penulis: Fadly Setia Rahman | Editor: Irfani Rahman
Banjarmasinpost.co.id/fadly setia rahman
Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat saat sambutan sekaligus membuka langsung Bimtek Implementasi program kesiapan bersekolah bagi satuan PAUD yang digelar di Aula Dinas Pendidikan Kapuas, Jumat (3/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kapuas menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi program kesiapan bersekolah bagi satuan PAUD dan Pembentukan Forum Komunikasi PAUD-SD Tahun 2021.

Kegiatan tersebut dilaksanakan guna mensosialisasikan pentingnya program kesiapan bersekolah bagi pemangku kepentingan, menjelang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dan saling berbagi informasi antar perangkat sekolah di PAUD dan SD.

Digelar di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Jumat (3/9/2021), kegiatan ini dihadiri dan dibuka Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat.

Juga hadir, Sekretaris Daerah Kapuas Septedy, Kadisdik Kapuas H Suwarno Muriyat dan narasumber dari UPT/Widya Prada Provinsi Kalteng.

Bupati Ben Brahim S Bahat, mengatakan, pemerintah kabupaten berkomitmen untuk mendukung bagaimana Sumber Daya manusia (SDM) di Kapuas semakin maju dengan mempersiapkan berbagai infrastruktur pendukung.

Baca juga: Kuliner Kalteng, Pengunjung Bisa Seru-seruan Swafoto di DSilva Cafe & Resto Kapuas

Baca juga: Bersama Sejumlah Pakar, Kadisdik Kapuas Jadi Panelis Simposium UNICEF

"Sudah tentu ini menjadi harapan kita semua karena pendidikan merupakan suatu hal yang penting, sebab pendidikanlah yang dapat memutus mata rantai kemiskinan," ujarnya.

Guna mendukung hal ini, Ben Brahim pun mengharapkan para pengajar agar secara tulus dan bersemangat dalam memberikan dorongan kepada anak didiknya untuk semangat dalam belajar, sehingga Pendidikan Hebat Kapuas Cerdas dapat tercapai.

"Kabupaten Kapuas sekarang memasuki PPKM Level 3, yang mana pembelajaran tatap muka sudah bisa dilaksanakan dengan pengaturan kapasitas peserta didik. Namun ingat, protokol kesehatan tetap yang harus diutamakan dengan penerapan yang disiplin," tambah Bupati Kapuas dua periode itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Kapuas, H Suwarno Muriyat, menjelaskan, tujuan pelaksanaan Bimtek ini yang pertama guna menyosialisasikan mengenai Instruksi Bupati Kapuas akan PPKM Level 3, dimana untuk kegiatan belajar, dapat dilakukan Pembelajaran Tatap Muka dengan kapasitas 50 persen.

"Kami juga sudah membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap langkah-langkah yang harus dilakukan bagi murid selama Pembelajaran Tatap Muka di masa pandemi ini diberlakukan," tuturnya.

Dikatakan Kadisdik bahwa kegiatan ini juga untuk memberikan pemahaman akan transisi anak-anak dari PAUD ke SD supaya tidak ada kesenjangan lagi nantinya. Dengan demikian, melalui kegiatan ini akan ada pemahaman yang tepat mengenai pengelolaan pembelajaran dimasa PPKM level 3.

"Stakeholder yang ada disemua lini diharapkan dapat memahami tentang paradigma baru mengenai pengelolaan anak usia dini yang harus bersinergi dengan SD, sehingga nantinya antara SD dapat menerima lulusan dari PAUD," ucap Suwarno Muriyat.

Peserta Bimtek ini, dalam laporan Ketua Panitia Pelaksana, Marce, selaku Kabid Pembinaan PAUD dan Dikmas , menyebutkan, terdiri dari Bunda PAUD Kabupaten, Pokja Bunda PAUD, Penilik PAUD, Pengawas SD, UPT, Organisasi Mitra PAUD, Organisasi Mitra SD, Guru PAUD, Guru SD dan Kepala Sekolah PAUD maupun SD.

Semua peserta terlebih dulu telah melaksanakan swab antigen, guna menaati protokol kesehatan yang diatur pemerintah.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved