Breaking News:

Berita Banjarmasin

Selama Pandemi Covid-19, Warga Berobat di Puskesmas Karang Mekar Menurun

Jumlah warga yang melakukan kunjungan atau berobat di puskesmas sepertinya mengalami penurunan selama pandemi Covid-19 di Banjarmasin.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Edi Nugroho
facebook Pemko Banjarmasin
Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina saat mengunjungi Puskesmas Karang Mekar. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jumlah warga yang melakukan kunjungan atau berobat di puskesmas sepertinya mengalami penurunan selama pandemi Covid-19 di Banjarmasin.

Penurunan warga yang datang untuk berobat di puskesmas ini, salah satunya dialami oleh Puskesmas Karang Mekar, Kecamatan Banjarmasin Timur.

"Kalau untuk kunjungan berobat saat ini memang terjadi penurunan," ujar Plt Kepala Puskesmas Karang Mekar, dr Rudi Irawan.

Dibeberkannya, sebelum adanya pandemi Covid-19, puskesmas yang beralamat di Jalan Ratu Zaleha ini bisa melayani lebih dari 100 orang

Baca juga: Antusias Warga Balangan Tinggi, Target Vaksinasi 50 Warga di Puskesmas Paringin Sukses Tercapai

Baca juga: VIDEO Warga Dapat Vaksin Moderna, Begini Penjelasan Kepala Puskesmas Tapin Utara Kalsel

Baca juga: Digeber di 26 Puskesmas, Capaian Vaksinasi Covid-19 di Banjarmasin Naik Jadi 54 Persen

Baca juga: Pasokan Vaksin Terbatas, Daftar Tunggu Vaksinasi di Puskesmas Tapin Utara Hingga Dua Bulan

"Biasanya lebih dari 100 orang, paling sedikit 80 orang per hari. Tapi sekarang bisa di bawah itu," katanya.

Sayangnya, dr Rudi tidak membeberkan secara jelas berapa persen penurunan kunjungan ke puskesmas dan penyebab kondisi tersebut terjadi.

"Kami tidak tahu penyebab pasti yang membuat turunnya tingkat kunjungan masyarakat untuk memeriksakan dirinya ke puskesmas selama pandemi ini," ujarnya.

Ditambahkan juga oleh dr Rudi, bahwa selama pandemi Covid-19 ini beberapa pelayanan dilakukan dengan sedikit berbeda, misalnya saja terkait pemeriksaan gigi dan mulut.

"Untuk pemeriksaan gigi memang tidak boleh langsung diperiksa, karena besar kemungkinan akan terjadi penularan Covid-19," jelasnya.

Meskipun demikian dr Rudi mengaku bahwa pihaknya tetap membuka layanan pemeriksaan kesehatan untuk seluruh penanganan medis tanpa ada pengecualian.

"Intinya kita tidak pernah membatasi, seperti biasa. Malah kita ada tugas tambahan seperti melakukan tracing terhadap warga yang terkena Covid, pelayanan warga isoman. Belum lagi kita melakukan vaksinasi," tukasnya.

Dia pun berharap agar masyarakat tidak takut dan bisa memanfaatkan semaksimal mungkin layanan kesehatan yang ada di puskesmas.

Menurutnya dengan tetap disiplin dalam menjaga penerapan protokol kesehatan (prokes) khususnya memakai masker dan jaga jarak sudah bisa mengurangi resiko tertular Covid-19

"Karena saya sendiri alhamdulillah belum pernah sakit selama pandemi ini. Pada intinya harus tetap menjaga pola makan, terus menjaga jarak dan memakai masker, kita bisa lebih terlindungi baik dari Covid-19, tapi juga dari penyakit yang lain," pungkasnya.(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved