Breaking News:

Berita Banjarbaru

Curah Hujan Tinggi Ancam Pesisir Kalsel, BMKG Minta Warga Tanbu dan Kotabaru Waspada

Warga pesisir Kalsel yakni Kabupaten Tanahbumbu dan Kotabaru harus mewaspadai adanya intensitas curah hujan tinggi yang bakal mengguyur

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Ilustrasi-Zubaidah keluar rumahnya yang terendam banjir. Meski terendam, Banjir Kalsel yang kembali menerjang Satui Tanahbumbu tak membuat ia dan warga setempat seluruhnya mengungsi, Kamis (20/5/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Warga pesisir Kalimantan Selatan (Kalsel) yakni Kabupaten Tanahbumbu dan Kotabaru harus mewaspadai adanya intensitas curah hujan tinggi yang bakal mengguyur sejumlah wilayah  di Kalsel.

Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor memprakirakan kondisi ini akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.

Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Uli Maharani Senin (6/9/2021) mengatakan wilayah yang perlu mewaspadai cuaca saat ini ialah daerah pesisir seperti Kotabaru dan Tanah Bumbu.

Kotabaru dan Tanahbumbu jelasnya hingga kini masih dapat berpotensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang. 

"Wilayah Kalsel lainnya masih berpotensi hujan ringan," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Kalsel, Curah Hujan Tinggi Jalan Nasional di Sekapuk Satui Tanbu Terendam

Baca juga: Banjir Kalteng : BPBD Sebut Banjir di Hulu Kapuas karena Curah Hujan Tinggi

Intensitas hujan yang meninggi dalam beberapa hari terakhir jelas Uli dikarenakan adanya gelombang atmosfer yang aktif di wilayah Kalimantan Selatan.

Selain gelombang atmosfer, Uli menyebut, fenomena lain yang membuat cuaca akhir-akhir ini tidak bersahabat ialah labilitas lokal yang kuat mendukung proses konvektif pada skala lokal di wilayah Kalsel. Kemudian disertai dengan kelembaban udara pada lapisan rendah yang tinggi.

"Kemudian ditambah lagi dengan adanya daerah sirkulasi tertutup (Eddy) di Kalimantan Barat yang menyebabkan terbentuknya pola angin konvergensi (pertemuan angin) di wilayah Kalsel yang juga mendukung pertumbuhan awan," sebutnya.

Sementara itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel mulai bergerak menyiapkan langkah penanganan apabila terjadi bencana alam. 

Sekretaris Dinsos Kalsel, Diyah Anur Yani mengatakan, Dinsos Kalsel beserta tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) akan selalu bersiaga. Terlebih, cuaca dalam beberapa hari terakhir tidak menentu.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved