Berita Banjarbaru
Curah Hujan Tinggi Ancam Pesisir Kalsel, BMKG Minta Warga Tanbu dan Kotabaru Waspada
Warga pesisir Kalsel yakni Kabupaten Tanahbumbu dan Kotabaru harus mewaspadai adanya intensitas curah hujan tinggi yang bakal mengguyur
Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Warga pesisir Kalimantan Selatan (Kalsel) yakni Kabupaten Tanahbumbu dan Kotabaru harus mewaspadai adanya intensitas curah hujan tinggi yang bakal mengguyur sejumlah wilayah di Kalsel.
Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor memprakirakan kondisi ini akan terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, Uli Maharani Senin (6/9/2021) mengatakan wilayah yang perlu mewaspadai cuaca saat ini ialah daerah pesisir seperti Kotabaru dan Tanah Bumbu.
Kotabaru dan Tanahbumbu jelasnya hingga kini masih dapat berpotensi hujan dengan intensitas sedang yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang.
"Wilayah Kalsel lainnya masih berpotensi hujan ringan," ujarnya.
Baca juga: BREAKING NEWS: Banjir Kalsel, Curah Hujan Tinggi Jalan Nasional di Sekapuk Satui Tanbu Terendam
Baca juga: Banjir Kalteng : BPBD Sebut Banjir di Hulu Kapuas karena Curah Hujan Tinggi
Intensitas hujan yang meninggi dalam beberapa hari terakhir jelas Uli dikarenakan adanya gelombang atmosfer yang aktif di wilayah Kalimantan Selatan.
Selain gelombang atmosfer, Uli menyebut, fenomena lain yang membuat cuaca akhir-akhir ini tidak bersahabat ialah labilitas lokal yang kuat mendukung proses konvektif pada skala lokal di wilayah Kalsel. Kemudian disertai dengan kelembaban udara pada lapisan rendah yang tinggi.
"Kemudian ditambah lagi dengan adanya daerah sirkulasi tertutup (Eddy) di Kalimantan Barat yang menyebabkan terbentuknya pola angin konvergensi (pertemuan angin) di wilayah Kalsel yang juga mendukung pertumbuhan awan," sebutnya.
Sementara itu, Dinas Sosial (Dinsos) Kalsel mulai bergerak menyiapkan langkah penanganan apabila terjadi bencana alam.
Sekretaris Dinsos Kalsel, Diyah Anur Yani mengatakan, Dinsos Kalsel beserta tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) akan selalu bersiaga. Terlebih, cuaca dalam beberapa hari terakhir tidak menentu.
"Apabila masuk kategori awal masih ditangani oleh kabupaten/kota dan provinsi tetap mendukung. Tapi, apabila kategori tanggap darurat baru dari pusat bisa membantu," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Dinsos Kalsel, Achmadi menuturkan, langkah cepat yang diambil ketika cuaca mulai mengkhawatirkan ialag memperkuat logistik di gudang setempat.
"Seperti, makanan siap saji, makanan tambahan anak, sandang, lauk pauk, keperluan keluarga, kasur dan terpal," kata Achmadi.
Disamping itu, pihaknya juga akan mendekatkan bantuan ke kantong-kantong logistik di Dinsos kabupaten/kota yang sering terdampak banjir dengan bantuan lauk pauk.
Kemudian juga, mempersiapkan Tagana, pelopor perdamaian, pendamping PKH dan relawan sosial lainnya untuk membantu posko-posko bilamana terjadi bencana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/zubaidah-keluar-rumahnya-yang-terendam-banjir.jpg)