Breaking News:

Kriminalitas HST

Pencabulan di Kalsel : Cabuli Anak Kandung, Ayah Bejat di HST Ini Dilaporkan Istri ke Polisi

Peristiwa pencabulan terhadap bocah dibawah umur terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalsel.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi
Tersangka pencabulan anak kandung di Polres HST diamankan polisi, Senin (6/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI -  Peristiwa pencabulan terhadap bocah dibawah umur terjadi di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) Kalsel.

Ironisnya, pencabulan ini dilakukan oleh ayah kandung korban. Peristiwa ini, ditangani oleh polisi setelah istri pelaku melaporkannya ke Polres HST.

Kejahatan seksual terhadap anak ini terjadi di desa di Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST). 

Pelaku berinisial AD  kini sudah diamankan ke Mapolres Hulu Sungai Tengah, Senin (6/9/2021). 

Baca juga: Pencabulan Anak Kandung di Banjarmasin, Tersangka Terancam Hukuman Kebiri Kimia

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Pemuda Kerjai ABG di Teras Rumah Teman Diamankan Polsek Pelaihari

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Enam Tahun Ayah Tiri di Kotabaru ini Cabuli Putrinya yang Masih di Bawah Umur

Ia diamankan setelah adanya laporan dari ibu korban MR ke Mapolres HST pada hari yang sama. 

MR tak terima anaknya berusia enam tahun menjadi korban hasrat seksual sang ayah. 

Korban sebut saja Anggun baru berusia enam tahun. Ia bahkan, harus menderita akibat digagahi sang ayah kandung. 

Kejadian pencabulan ini terjadi pada 31 Agustus lalu pukul 22.00 Wita. 

MR mengetahui kejadian ini setelah adanya laporan dari SL tentang perilaku sang ayah kepada anaknya pada Sabtu (4/9/2021). 

Bahkan, sebelum pelaporan juga sempat dilakukan pemeriksaan ke bidan.

Pengelola Informasi, Dokumentasi, Multimedia (PDIM), Aipda M Husaini mengatakan jika setelah mengetahui kejadian tersebut pelapor merasa tidak terima dan melaporkan ke Polres Hulu Sungai Tengah dan menuntut pelaku sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Saat ini pelaku sudah diamankan di Polres HST beserta barang bukti satu alas kasur yang digunakan saat terjadi pencabulan," jelasnya. 

Dikatakannya, pelaku diamankan pada pukul 16.30 Wita oleh anggota Buser Satuan Reserse Kriminal Polres HST (Salimbada). 

Baca juga: Pencabulan di Kalsel, Ajak Menginap, Lelaki Perantauan di Tanahbumbu Cabuli Korban Saat Terlelap

Tersangka dijerat dengan Pasal 81 Ayat (1) Sub Ayat (2) PERPU Nomor  1 Tahun 2016 Jo UU Nomor 17 Tahun 2016 Jo Pasal 76D UU Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

"Isinya sudah jelas. Setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain. Atau subsider setiap orang dengan sengaja melakukan tipu muslihat, serangkaian kebohongan, atau membujuk anak melakukan persetubuhan dengannya atau dengan orang lain," jelasnya. (banjarmasinpost.co.id/eka pertiwi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved