Breaking News:

Berita Selebritis

Cewek Alumni UIN Antasari Ini Jago Bemadihin dan Nyanyi

Jumlah pemadihin wanita di Kalimantan Selatan masih bisa dihitung dengan jari. Kebanyakan pemadihin muda saat ini laki-laki.

Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Edi Nugroho
Normiliyanti
Normiliyanti, pemadihin wanita di Kalimantan Selatan 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN- Jumlah pemadihin wanita di Kalimantan Selatan masih bisa dihitung dengan jari. Kebanyakan pemadihin muda saat ini laki-laki.

Minimnya jumlah pemadihin perempuan, membuat Normiliyanti dalam setiap lomba Madihin sering digabung dengan pria.

"Sewaktu ada lomba Madihin di Duta Mall, saya ikut. Pesertanya digabung dengan pria dan alhamdulillah saya bisa meraih juara kedua," papar Normiliyanti, Selasa (7/9/2021).

Menurut perempuan kahiran Binuang, Kabupaten Tapin, 23 November 1999 ini, mengenal Madihin sewaktu masih sekolah di Madrasyah Tsanawiyah (MTs) 1 Rantau, dirinya diminta tampil bermadihin.

Baca juga: Belajar Bersama Maestro Madihin Digelar Kemendibud RI dan Disbudpar Banjarmasin

Baca juga: Madihin Warnai Penutupan Pesantren Ramadan di Lapas Telukdalam Banjarmasin

Baca juga: Setelah Tarik Suara, Anisa Cahyani Mulai Jajaki Madihin

Baca juga: Mahasiswa PKM-PM ULM Kemas Pesan Kesehatan Lewat Musik Panting dan Madihin

"Saya pun mencari di youtube pemadihin Banua, Jhon Tralala. Cuma tak ketemu dan akhirnya dapat Anang Syahrani. Saya pun belajar madihin dari youtube dan dibimbing guru di sekolah," ucapnya.

Sewaktu kelas VIII MTs 1 Rantau, ada lomba Madihin antar sekolah, dirinya diikutkan dan berhasil juara kedua.

"Di dua tahun berikutnya, saya dua kali berturut-turut meraih juara pertama," tandas perempuan berkaca mata ini.

Di tahun 2016, kata Normiliyanti, dirinya yang sekolah di MAN 2 Rantau mengikuti acara Jumpa Bhakti Gembira Nasional acara PMI pelajar di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Saya mewakili Kalsel dengan menampilkan Madihin. Saya gugup sekali, karena di tonton banyak orang, pelajar se Indonesia. 'Malunya' saat itu, terbang yang saya pakai ada yang pecah," tandasnya.

Namun, di awal kuliah di UIN Antasari Banjarmasin, sempat vakum selama satu tahun. "Baru setelah itu tampil bermadihin diberbagai acara kampus," tandasnya.

Walau pun beberapa kali meraih juara lomba Madihin, cuma bila diminta tampil secara mendadak, sering gugup dan tak pede.

"Mungkin jam terbang saya masih kurang dan perlu menambah wawasan lagi, sehingga bisa tampil spontan bermadihin. Kurang pede tampil secara mendadak itulah yang perlu dibenahi," tegasnya.

Selain Bermadihin, Normiliyanti ternyata juga memiliki bakat menyanyi. Berdasarkan penelusuran youtubenya, perempuan berkulit putih menyanyi lagu dangdut seperti Mengejar Badai dan Mawar. Ada juga lagu religi diantaranya Yaa Aisyah .. Ya Humairo, lagu pop berjudul Tanya Hati hingga lagu Banjar.

"Saya juga pernah ikut lomba menyanyi lagu Banjar memprebutkan piala Gubernur, tapi belum beruntung," ungkapnya. (banjarmasin post..co.id/syaiful anwar)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved