Berita Batola

Pandemi, Honorer di Batola Ini Bersyukur Gaji Tak Bermasalah

Meski tidak luput dari dampak pandemi Covid- 19, Tri Fatimah bersyukur gaji yang ia terima sebagai guru non PNS di Batola masih lancar

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Hari Widodo
Tri untuk Bpost
Tri Fatimah berfoto bersama murid MA Darussalam Kecamatan Barambai, Kabupaten Barito Kuala, beberapa waktu sebelum pandemi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Meski tidak luput dari dampak pandemi Covid- 19, Tri Fatimah bersyukur gaji yang ia terima sebagai guru non PNS di Kabupaten Barito Kuala masih lancar tanpa kendala. 

Hal ini ia sampaikan kepada Banjarmasinpost, Jumat (10/9/2021), bahwa gaji yang dibayarkan 9 ribu rupiah per jam mengajar selalu diterima pada awal bulan gajihan. 

"Per hari biasanya dapat empat hingga enam jam ngajar. Dalam sepekan rata-rata 20 hingga 22 jam," tutur Guru matematika di MA Darussalam Kecamatan Barambai ini. 

Sebagai tenaga honorer di sekolah swasta, gajih tersebut ia cukup-cukupkan untuk tetap melakukan pembelajaran.

Baca juga: Guru Honorer Dipastikan Dapat BSU, Pemerintah Masih Merancang Payung Hukum

Baca juga: Ketentuan Seleksi PPPK 2021, Guru Honorer Diberikan 3 Kali Kesempatan Mendaftar

Meski banyak kendala maupun metode belajar yang berubah selama pandemi berlangsung. 

Dari curhatannya, ia kadang harus berusaha mencari solusi saat kesulitan menyampaikan materi kepada peserta didik.

Entah itu berkenaan dengan akses jaringan, perangkat yang digunakan maupun pembiayaan kuota internet. 

"Syukurnya sejak 2017 jadi honorer di MA Darussalam gajih dari pihak sekolah selalu lancar, termasuk saat pandemi ini. Sehingga tidak terlalu dipermasalahkan," beber Tri. 

Baca juga: Bantah Keterlambatan Gaji Guru Honorer, Kadisdikbud kalsel Sebut Dibayar Rutin

Terlepas dari itu, ia pun berharap agar kesejahteraan tenaga honorer sepertinya terus ditingkatkan. Mengingat kiprah mereka sebagai tenaga pendidik yang cukup berperan dalam mencerdaskan anak bangsa. 

Adapun untuk menambah penghasilan, Tri mengisi waktu luang dengan memproduksi berbagai kerajinan dari purun danau yang ia pasarkan melalui media sosial dan secara konvensional. (banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved