Berita Kotabaru
Percepat Pembuatan Sumur Bor, PDAM Kotabaru Gandeng PT STC
Pembuatan sumur bor jangka pendek mengatasi krisis air bersih masyarakat saat musim kemarau, dilakukan PDAM Kotabaru dan BPBD sejak dua bulan lalu.
Penulis: Herliansyah | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Pembuatan sumur bor di 30 titik di Kecamatan Pulaulaut Utara dan Kecamatan Pulaulaut Sigam, terus digenjot PDAM Kotabaru.
Pembuatan sumur bor jangka pendek mengatasi krisis air bersih masyarakat saat musim kemarau, dilakukan PDAM Kotabaru dan BPBD sejak dua bulan lalu.
Mempercepat pembuatan sumur yang sekarang masih di titik ke empat, PDAM juga bekerjasama dengan PT Sebuku Tanjung Coal (STC).
Menurut Plt Direktur PDAM Kotabaru, Tri Basuki, pihaknya menggandeng PT STC karena perusahaan pertambangan batu bara di Pulaulaut ini memiliki peralatan lengkap.
Baca juga: PDAM Kabupaten Kotabaru Akan Bangun Sumur Bor di Tiap IPA untuk Tambah Cadangan Air Baku
Baca juga: Narkoba Kalsel, Sehari Satnarkoba Polres Kotabaru Tangkap Dua Tersangka
Diharapkan air dihasilkan dari sumur bor lebih maksimal.
"Kerjasama dengan PT STC ini, langsung menghadap dengan pihak perusahaan," ujar Tri Basuki kepada banjarmasinpost.co.id, Jumat (10/9/2021).
Disinggung soal di mana saja titik sumur bor akan dibuat, lanjut Tri Basuki, pihaknya sudah wilayah-wilayah terdampak saat kemarau..
Dari beberapa wilayah di Kecamatan Pulaulaut Utara dan Kecamatan Pulaulaut Sigam yang terdampak di antaranya, wilayah Gunung Perak dan wilayah lainnya.
"Termasuk wilayah Rampa Lama dan Rampabaru. Sudah dipetakan, karena kita punya data-data wilayah terdampak," ujar Tri Basuki.
Bagaimana sistem cara pengelolaannya, sambung Tri Basuki, pemeliharaannya tetap dilakukan PDAM.
Namun air tetap dimanfaatkan masyarakat.
BANJARMASINPOST.CO.ID/Helriansyah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/plt-direktur-pdam-kotabaru-tri-basuki.jpg)