KalselPedia

KalselPedia - Profil Bupati Tanahlaut Drs HM Sukamta MAP

Sukamta merupakan seorang birokrat yang cukup lama mengabdi di Kabupaten Tanahlaut sebagai pegawai negeri sipil (PNS)

Tayang:
Penulis: BL Roynalendra N | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/roy
DRS H SUKAMTA MAP, bupati Tanahlaut 

Contohnya, ketika warga di pelosok kampung mengundangnya hanya melalui pesan singkat di telepon selular untuk menghadiri acara pesta pernikahan, ia selalu hadir.

DRS HM SUKAMTA, bupati Tanah Laut
DRS HM SUKAMTA, bupati Tanah Laut (banjarmasinpost.co.id/roy)

Di lingkungan bikrorasi, Sukamta dikenal sebagai seorang pegawai yang visioner.

Gagasan-gagasannya kerap dinilai brilian dalam menyusun konsep program pembangunan jangka pendek, menengah, dan jangka panjang.

Karenanya Sukamta kerap mendapat undangan menjadi narasumber pada berbagai acara atau seminar, baik level lokal bahkan nasional.

Terbaru, 9 September 2021 kemarin di Jakarta, Sukamta mendapat mendapat anugerah Visioanary Leader's Certificate of Presentation.

Pada bidang olahraga, Sukamta juga dikenal sebagai pemain sepak bola dan bola voli yang cukup andal.

Ia bergabung pada tim All Star Tanahlaut dan kerap mencetak gol pada laga bola di Tala maupun di luar Tala.

Selain itu, Sukamta juga cukup piawai bermain tenis lapangan.

Baca juga: KalselPedia - Profil Wakil Bupati Tabalong Drs H Mawardi MSI

Baca juga: KalselPedia - Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor

Saat senggang pada akhir pekan ia bermain tenis di Lapangan Tenis Pemuda di kawasan Jalan Sapta Marga, Pelaihari.

Kegemarannya yang lain yakni memancing.

Di sela kesibukannya sebagai kepala daerah, Sukamta masih kerap meluangkan waktunya untuk memancing pada akhir pekan ketika ada waktu senggang.

Semasa kecil, Sukamta mengawali pendidikan di SDN Kalikutuk di Desa Tuksono, Kecamatan Sentolo.

Ia berjalan kaki sejauh sekitar tiga kilometer dan tak pernah mengeluh lelah.

Kemudian ia melanjutkan ke SMP 1 Sentolo yang jaraknya dari rumah lebih jauh yakni lima kilometer.

Namun saat itu ada sepeda pancal sehingga tak begitu lelah.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved