Breaking News:

Wabah Corona di Kalsel

UPDATE Covid-19 Kalsel: Dinas Kesehatan Akui Tracing Masih Rendah

Update Covid-19 Kalsel. Kepala Dinkes HM Muslim sebut penyebab rendahnya tracing karena mencari kontak erat dari pasien terpapar cukup sulit.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
DINAS KESEHATAN PROVINSI KALSEL
Update Covid-19 Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (15/9/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Update Covid-19 Kalsel. Penambahan kasus meninggal di Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (15/9/2021), terdata hanya 1 orang.

Berdasarkan data Dinkes Kalsel yang diambil dari data dinas kesehatan kabupaten, kasus meninggal positif Covid-19 itu berasal dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalsel.

Sementara ini, penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 95 orang yang berasal dari Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) 28 orang , Kota Banjarbaru 14 orang , Kota Banjarmasin 11 orang , Kabupaten Tanah Laut (Tala) 10 orang , Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) 7 orang.

Kemudian dari Kabupaten Barito Kuala (Batola) 5 orang , Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 5 orang , Kabupaten Tabalong 4 orang , Kabupaten Balangan 4 orang , Kabupaten Kotabaru 3 orang , Kabupaten Banjar 2 orang dan Kabupaten Tapin 2 orang.

Baca juga: Penularan Covid-19 di Pelaihari Mulai Melandai, Angka Kesembuhan Terus Menanjak

Baca juga: Serahkan Bantuan Yatim Piatu di Kalsel, Mensos Risma Sebut Anak Korban Covid-19 Pilihan Tuhan

Sedangkan pasien yang dilaporkan sembuh sebanyak 189 orang, berasal dari tempat karantina di Kabupaten Tala 83 orang , Kabupaten Tabalong 30 orang , Kabupaten Batola 25 orang , Kabupaten Banjar 13 orang.

Kemudian, dari Kabupaten HSU 12 orang , Kabupaten Tanbu 12 orang , Kabupaten HST 6 orang , Kabupaten HSS 4 orang , Kabupaten Kotabaru 2 orang dan Kabupaten Tapin 2 orang.

Dengan penambahan tersebut, maka total warga Kalsel yang terpapar menjadi  68.541 orang , sembuh 64.413 orang , dirawat 1.826 orang , meninggal 2.302 jiwa dan suspek 140 orang.

Sedangkan angka serangan naik menjadi 1.587 angka , kematian naik menjadi 3,36. Dalam tujuh hari terakhir kasus positif menurun  - 43 persen, kasus aktif menurun -39 persen.

Baca juga: UPDATE 15 September: Kena Covid-19, Warga Indonesia Meninggal 139.682 Orang

Kadinkes Kalsel HM Muslim mengatakan saat ini masih lemah dalam tracing.

Pada dasarnya tracing minimal paling tidak menemukan 10, syukur-syukur jika sampai 30 per satu kasus konfirmasi. "Tracing kita belum sampai 80 persen," ujarnya.

Penyebab rendahnya tracing Kalsel, jelasnya, karena mencari kontak erat cukup sulit. Pada beberapa daerah di Kalsel relatif rendah dan ada juga yang sudah tinggi. "Rata-rata kita 1/6 sampai 1/7," sebutnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Catatan Redaksi:

Mari bersama kita lawan virus corona. Banjarmasinpost.co.id mengajak semua pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan. Ingat pesan ibu: laksanakan 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, selalu Menjaga jarak)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved