Btalk
Btalk : Menuai Berkah dari Anak Yatim
Ustadz M Yusuf Rusli mengatakan betapa pentingnya memberikan bantuan kepada anak yatim, piatu, maupun yatim piatu
Penulis: Salmah | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ada anak yatim, piatu dan yatim piatu, kategorinya dari kecil hingga berusia 18 tahun, tentunya adalah anak yang masih perlu tuntunan dan bimbingan serta arahan.
Sebagai seorang muslim sudah seharusnya memberikan uluran tangan membantu kepada sesama, terlebih kepada anak yatim, piatu atau yatim piatu, baik yang hidup di panti asuhan maupun di lingkungan sekitar.
Ustadz M Yusuf Rusli, Pengasuh Panti Asuhan Sentosa Banjarmasin, mengatakan, adapun hak anak-anak tersebut, bila yang berada dalam panti asuhan, segala keperluan hidupnya baik sandang pangan dan pendidikannya ditanggung sepenuhnya dari panti tersebut.
"Sedangkan yang berada di lingkungan tentunya apa yang didapatkannya selama bersama orangtuanya, hendaklah orang di lingkungan sekitar harus peduli terhadap anak tersebut," ujarnya pada program BTalk, Banjarmasin Post Bicara Apa Saja, Kamis (16/9/2021).
Baca juga: BTalk, Ketahui tentang Batu Ginjal dan Infeksi Saluran Kemih
Baca juga: BTalk, Safar Bukan Bulan Sial
Perbincangan ini dipandu Jurnalis Banjarmasin Post, Kamardi dan ditayangkan langsung serta bisa disimak ulang di Youtube Banjarmasin News Video, Instagram Banjarmasin Post dan Facebook Online.
Dijelaskan Ustadz Yusuf, betapa pentingnya memberikan bantuan kepada anak yatim, piatu, maupun yatim piatu. Bahkan sebaiknya dalam rumah kita minimal ada satu anak yatim. Apabila itu bisa terpenuhi maka akan tertanggulangi kebutuhan mereka.
"Kalau tidak memungkinkan memelihara anak yatim/piatudi rumah, masih ada solusinya yaitu dengan menjadi donatur yayasan panti asuhan," sarannya.
Jadi apabila ada anak yatim atau piatu dan kita tidak bisa memberikan materi atau makanan, maka kita bisa memberikan solusi yaitu memasukan anak tersebut ke panti asuhan hingga menjadi wasilah bagi anak agar tetap mendapat perhatian.
"Tapi bagi yang memiliki kemampuan ekonomi alangkah baiknya menyalurkan bantuan materinya baik melalui panti asuhan atau memelihara secara langsung," kata Yusuf.
Diingatkan pula, memelihara anak yatim /piatu perlu kehati-hatian agar jangan sampai termakan harta anak mereka. Misal niat memeliharanya karena anak itu memiliki harta yang banyak.
"Sebab itu dalam kehidupan ini ketika Allah bentangkan jalan kebaikan maka berusahalah untuk minta tunjukan ke jalan kebaikan itu," tandasnya.
Baca juga: BTalk, Cara Jitu Ajari Anak Cinta Al-Quran
Banyaknya jalan kebaikan itu di antara jalan pintasnya adalah dengan suka berbagi kepada anak yatim piatu.
Hal itu sama bahwa kita merencanakan kebahagian pada diri kita, tidak hanya di dunia tetapi juga di akhirat. Dan orang yang memelihara atau menyantuni anak yatim akan didekatkan kepada Rasulullah di surga.
(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ustadz-m-yusuf-rusli-pengasuh-panti-asuhan-sentosa-banjarmasin.jpg)