TECHNO

Indosat Ooredoo dan Tri Merger Jadi Indosat Ooredoo Hutchison, Begini Nasib Karyawannya

PT Indosat Tbk dan PT Hutchison 3 Indonesia resmi bergabung bernama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison. Begini nasib karyawan

Tayang:
KOMPAS.com/Reska K. Nistanto
Ilustrasi merger Indosat Ooredoo dengan Hutchison Tri Indonesia. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Dua perusahaan telekomunikasi, Ooredoo Group dan CK Hutchison Holdings Limited telah mencapai kesepakatan untuk melakukan merger.

Dengan kesepakatan ini, PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo) dan PT Hutchison 3 Indonesia (H3I/ Tri) resmi bergabung dan akan bernama PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (“Indosat Ooredoo Hutchison”).

Imbas dari penggabungan ini, perusahaan menyatakan tetap bertanggung jawab pada karyawannya.

Baik Tri Indonesia dan Indosat Ooredoo, sama-sama memastikan kesejahteraan dan hak karyawan mereka akan menjadi prioritas.

Seperti disampaikan Vikram Sinha, Director & COO Indosat Ooredoo. "Seluruh karyawan, baik dari Indosat maupun Tri, diterima dan dibutuhkan di Indosat Ooredoo Hutchison, kecuali jika karyawan tersebut memilih untuk menolak melanjutkan pekerjaannya sebagaimana ditentukan oleh hukum yang berlaku," jelas Vikram.

Vikram yang saat ini dinominasikan sebagai CEO Indosat Ooredoo Hutchison menambahkan, rencana integrasi juga akan mencakup integrasi karyawan. Integrasi karyawan itu disebut akan dilakukan secara obyektif dan berimbang sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hal yang sama juga dijanjikan Tri Indonesia. Deputy Presiden Direktur Tri Indonesia mengatakan, perusahaan akan memperlakukan karyawan secara adil.

Baca juga: Internet Murah Dirilis Indosat, Paket Freedom Combo Buat Lancar Berinternet Ria

Baca juga: Paket Internet Murah Indosat, Akses Kuota hingga 150 GB dan 20 Aplikasi Populer Pakai Prime

Penggabungan perusahaan diklaim menjadi perusahan telekomunikasi terbesar kedua di Indonesia setelah Telkomsel, dengan perkiraan pendapatan tahunan (revenue) 3 miliar dollar AS (Rp 42,8 triliun).

Penggabungan Indosat Ooredoo dan Tri diharapkan akan menyatukan dua bisnis yang saling melengkapi untuk menciptakan sebuah perusahaan telekomunikasi digital dan internet yang lebih besar dan lebih kuat secara komersial.

Selain itu, merger ini diharapkan dapat memberikan nilai tambah kepada seluruh pemegang saham, pelanggan, dan masyarakat Indonesia. Seperti dilansir dari kompas.com.

Lewat penggabungan ini, Indosat Ooredoo Hutchison akan dapat memanfaatkan pengalaman dan keahlian Ooredoo Group dan CK Hutchison dalam hal jaringan, teknologi, produk, serta layanan.

Perusahaan juga akan mendapatkan keuntungan atas operasi multinasional Ooredoo Group dan CK Hutchison yang tersebar di pasar Eropa, Timur Tengah, Afrika Utara, dan Asia Pasifik.

Ilustrasi Indosat Ooredoo
Ilustrasi Indosat Ooredoo (ARENA LTE)

Penyelesaian transaksi ini bergantung pada persetujuan dari pemegang saham Ooredoo Group, CK Hutchison, dan Indosat Ooredoo, persetujuan regulator, serta berbagai syarat dan ketentuan.

Jika semua persetujuan berhasil didapatkan, maka penggabungan ini diperkirakan akan selesai pada akhir tahun 2021.

Adapun yang bertindak selaku penasihat keuangan eksklusif untuk Ooredoo Group adalah JP Morgan, sedangkan CK Hutchison mengandalkan Goldman Sachs & Co. dan HSBC.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved