Breaking News:

Kriminalitas Tabalong

Penggelapan di Kalsel, Pelaku Jual Beli Bio Solar di Tabalong Diamankan, Korban Dirugikan Rp 43 Juta

Dugaan penggelapan solar di Desa Karangan Putih, Kecamatan Kelua menyebabkan korban alami kerugian Rp 43 juta.

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
Humas Polres Tabalong
Dua pelaku yang diduga terlibat dalam penggelapan jual beli bio solar berhasil diungkap personel gabungan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Dua pelaku yang diduga terlibat dalam penggelapan jual beli bio solar berhasil diungkap personel gabungan Unit Resmob Polda Kalsel, Polres Tabalong, Polresta Banjarmasin, Polres Banjarbaru dan Polres Banjar.

Dugaan penggelapan ini di kawsan Desa Karangan Putih, Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong Sabtu (28/8/2021) malam, yang menyebabkan korban alami kerugian Rp 43 juta.

Dua pelaku yang terlibat, 2 MS alias Edi (21), warga Kelurahan Kayu Bawang Kecamatan Gambut dan S MH alias Yanto Solar (42), warga Kelurahan Melayu, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar,Provinsi Kalimatan Selatan (Kalsel).

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin melalui Kasihumas Iptu Mujiono, Sabtu (25/9/2021), membenarkan adanya pengungkapan dugaan penggelapan dengan dua pelaku.

Baca juga: Kasus Penggelapan di Kalsel, Lelaki di Tanahbumbu ini Gadaikan Motor yang Dipinjamkan untuk Kerja

Baca juga: Terlibat Penggelapan Mobil di Tanahbumbu, Warga Samarinda Diringkus di Tanahgrogot Paser Kaltim

Dalam pengungkapan inj petugas juga menyita barang bukti diantaranya 6 buah kartu ATM, 2 buah slip tanda bukti transfer uang korban dan 1 buah Hp.

Disampaikan, penangkapan kedua orang ini sebagaimana laporan pengaduan korban pada Minggu (29/8/2021) di Polres Tabalong.

Korban merasa keberatan sehingga mengalami kerugian sebesar Rp 43 juta r hasil dari penjualan BBM jenis bio solar atas nama perusahaan di Kalsel yang dikirim ke si pembeli yang beralamat di Desa Karangan Putih Kecamatan Kelua, Tabalong sebanyak 1 tangki dengan muatan 5.000 liter terang.

“MS alias Edi ditangkap petugas gabungan di Jalan Pangeran Hidayatullah Kelurahan Kraton Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis (23/09/2021) dini hari," katanya.

MS mengakui perbuatannya melakukan aksi tindak pidana penggelapan imi bersama dengan bapak tirinya, MH alias Yanto Solar.

Peranan MS alias Edi adalah sebagai penerima uang pembayaran atas pembelian BBM Bio Solar yang dijalankannya bersama MH alias Yanto Solar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved