Breaking News:

Berita Banjarmasin

Masih PPKM Level 4, PTM SD dan SMP di Banjarmasin Tetap Berlanjut, Begini Penjelasan Kadisdik

PPKM Banjarmasin masih tertahan di level 4. Namun, PTM SD dan SMP di Kota ini tetap berlanjut

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
siswa SDN Basirih 10 Banjarmasin saat mendapatkan sosialisasi ptm terbatas pada hari pertama masuk sekolah. selasa (13_7_2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Banjarmasin menjadi satu-satunya daerah dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, yang masih menyandang status PPKM level 4.

Setidaknya hingga dua pekan ke depan, terhitung dari tanggal (5/10/2021) sampai (18/10/2021).

Sehingga ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan secara tatap muka, tidak diperkenankan untuk dilaksanakan, termasuk proses pembelajaran.

Meski demikian anjuran belajar secara daring, nampaknya tidak berlaku bagi jenjang pendidikan SD dan SMP di Banjarmasin.

Baca juga: PTM Kembali Tertunda, SMKN 3 Banjarmasin Manfaatkan Momen Gelar Vaksinasi Siswa

Baca juga: Masih PPKM Level 4, PTM SMA SMK di Banjarmasin Diminta Ditunda

Baca juga: Vaksin 300 Siswa Dalam Sehari, SMAN 1 Banjarmasin  Siap Gelar PTM Terbatas

Sebab saat ini satuan pendidikan pada ke dua jenjang tersebut, masih tetap melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di sekolah.

Hal itu pun turut dibenarkan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto. Rabu (6/10/2021).

"PTM di tingkat SD dan SMP masih tetap berlanjut, meski saat ini status PPKM di Banjarmasin masih level 4," kata Totok.

Totok pun mengungkapkan alasannya kenapa SD dan SMP di Banjarmasin, masih tetap melaksanakan PTM terbatas di sekolah.

Yakni sesuai dengan Surat Edaran Nomor : 440/08-P2P/Diskes tentang perpanjangan pelaksanaan PPKM level 4 di Kota Banjarmasin dan pengetatan di beberapa sektor.

Baca juga: Banjarmasin PPKM Level 4, Kadinkes Kalsel Sebut Angka Kematian Meningkat dari Nol Jadi 27 Kasus

Pada poin ke 12 tertulis bahwa sekolah tatap muka bisa dilaksanakan pada daerah dengan zonasi hijau dan kuning, sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan dalam SKB 4 Menteri.

"Nah poin ke 12 itu yang menjadi pertimbangan kami tetap melaksanakan PTM terbatas di sekolah," ungkap Totok.(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved