Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Objek Wisata Dibuka, UMKM di Lokasi Wisata Religi Mulai Menggeliat

Sejak diijinkan dibuka, objek wisata religi di Kalsel pun ramai dikunjung penziarah

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Wisata religi di Makam Datu Sanggul Tapin mulai ramai sejak objek wisata dibuka. 

BANJARMASINBPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Ekonomi UMKM yang berjual cindera mata di kawasan  komplek wisata religi makam Datu Sanggul Kalimantan Selatan mulai menggeliat.

Kunjungan para wisatawan mulai ramai setelah penyekatan pengamanan COVID-19 di berbagai wilayah dilonggarkan.

Rohman (23) , salah satu pedagang cindera mata di wisata religi itu mengungkapkan sebelumnya setiap harinya omzet Rp. 300 ribu, sejak sebulan terakhir omzetnya bisa mencapai Rp. 1 juta dan terus naik setiap Sabtu dan Minggu.

"Hari libur, Sabtu dan Minggu bisa bisa naik antara Rp 1-2 juta," ujarnya.

Baca juga: Dewan Minta Satgas Covid-19 Kabupaten Banjar Fasilitasi Pembukaan Wisata Religi

Baca juga: PPKM Tapin Turun Ke Level 2, Obyek Wisata Religi Ramai Dikunjungi, Pedagang Raup Untung

Baca juga: VIDEO Wisata Religi Kalsel, Makam Guru Zuhdi di Kawasan Masjid Jami Sungai Jingah

Dampak pelonggaran itu juga dirasakan pedagang makanan di sekitar makam itu, misalnya Magdalena (25) omzetnya dari jualan pentol dan minuman bisa mencapai Rp 5 juta setiap hari Sabtu dan Minggu.

"Hari biasa bisa Rp. 1 - 2 jutaan, kecuali Sabtu dan Minggu bisa tiga kali lipat karena paling ramai pengunjung datang," ujar ibu satu anak itu. 

Dari catatan buku tamu di makam itu di hari biasa, akhir bulan kemarin mencapai angka 300, diisi wisatawan dari Kalsel, Kaltim dan Kalteng. Diterangkan warga sekitar setiap Sabtu dan Minggu jumlahnya bisa mencapai angka ribuan. 

Tidak hanya pedagang sovenir dan makanan yang kecipratan penghasilan di makam ulama tersohor itu, penyedia jasa parkir dan penjual kembang juga mendapatkannya. 

Kabupaten Tapin memang terkenal mempunyai banyak objek wisata religi misalnya makam para ulama bahari, diantaranya makam Datu Ganun, Datu Suban, Datu Sanggul, Datu Nuraya, Datu Gadung, Datu Qabul, Datu Aling, Datu Muning dan makam Datu lainnya yang tersebar di beberapa kecamatan. 

Baca juga: Berada di Atas Sungai, Masjid Terapung Bani Arsyadi Bakal Jadi Wisata Religi Baru di Banjarmasin

Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan mencatat sepanjang 2020 lalu ada 595.478 wisatawan nusantara datang ke Tapin, sedangkan Januari - September 2021 ada 508.836 orang. 

Fitri, Kasi Pengembangan dan Pengelolaan Destinasi Wisata, Disbudpar Tapin mengungkapkan dibanding wisata alam, wisatawan religi lebih dominan menarik wisatawan datang berkunjung khususnya umat muslim. 

"Dari angka kunjungan itu, wisatawan religi lebih mendominasi," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id /nurholis huda) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved