Berita Banjarmasin

Jalan Rusak di Tabalong karena Truk Angkutan Semen, Kadishub Kalsel Mengadu ke Dirjen

angkutan semen PT Conch di Tabalong yang dianggap membuat kerusakan banyak jalan dikeluhkan langsung Kadishub Kalsel Rusdiansyah

Tayang:
Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/milna sari
penimbangan angkutan di jembatan timbang Kintap Tanahlaut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Keberadaan angkutan semen PT Conch di Tabalong yang dianggap membuat kerusakan banyak jalan yang dilintasinya akibat diduga over kapasitas dikeluhkan langsung Kadishub Kalsel Rusdiansyah.

Wacana jembatan timbang di Tabalong yang kini belum terealisasi harapnya bisa direalisasikan segera.

Terangnya Jumat (8/10/2021) keluhan tersebut langsung ia utarakan ke Dirjen Perhubungan Darat Hubdat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi kemarin.

"Terpenting dipikirkan sekarang adalah jembatan timbang Tabalong, karena adanya angkutan semen PT Conch yang disebut merusak sebagian jalan di kawasan hulu sungai," ujarnya.

Baca juga: Satu Tersangka Perampokan Nenek di Kelayan B Dibawa ke Polsek Banjarmasin Selatan

Baca juga: Anggotanya Dites Urine, Kasatpol PP Banjarmasin Berharap Tidak Ada yang Positif

Ia berharap jembatan timbang bisa segera dioperasikan dengan itu zero angkutan Over Dimensi Over Load (Odol) bisa terealisasi di 2023.

"Saya mohon perhatian lebih kepada kawasan hulu sungai juga dengan adanya jembatan timbang di Tabalong, karena dengan adanya itu ada pembatasan tonase angkutan yang melintas, jalan yang sudah dibangun oleh Balai jalan tidak mudah rusak kembali," jelasnya.

Sementara Ketua Komisi II DPRD Kalsel Imam Suprastowo juga turut menyuarakan perlunya tambahan jembatan timbang di Kalsel.

Rusaknya jalan Gubernur Syarkawi menurutnya selain karena tergenang saat banjir di awal 2021 lalu juga karena angkutan yang melebihi kapasitas.

Termasuk kini larangan angkutan logistik yang ingin melintas di Jembatan Alalak 1 menurutnya diduga disebabkan dikhawatirkan angkutan melebihi kapasitas sehingga tak diperbolehkan melintas.

"Itulah fungsi dari jembatan timbang, yang sampai saat ini cuma satu di Kalsel," imbuhnya.

Dengan adanya jembatan timbang maka ujar Imam tak ada kekhawatiran akan angkutan logistik khususnya gas dan BBM yang melintas di jalan nasional.

Baca juga: Penganiayaan di Kalsel, Remaja Korban Pembacokan Hembuskan Nafas Terakhir di RSUD PJS Kotabaru

Baca juga: Narkoba Kalsel , 0,35 Gram Sabu Ditemukan Petugas Polres Banjarbaru di Saku Celana Widodo

Sementara Dirjen Perhubungan Darat Hubdat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi saat kunjungannya ke Kalsel mengatakan jembatan timbang Tabalong yang diharapkan dapat mengadang angkutan semen PT Conch harapnya dapat direalisasikan di 2022.

"Saya minta agar bisa direalisasikan di 2022, jika tidak bisa di 2022 selesai, saya minta dikerjakan secara bertahap kalau tidak bisa satu tahun, dua tahun, atau multi years," ujarnya.

Ia juga meminta agar pelaksaan pembangunan jembatan timbang di Kalsel yakni BPTD Wilayah XV Kalsel tak perlu membuat jembatan timbang portabel di Tabalong melainkan jembatan timbang permanen.

Sebelumnya DPRD Hulu Sungai Utara juga sempat mendatangi DPRD Kalsel untuk menyuarakan keluhan akan angkutan semen yang kini melintasi di poros jalan lintas Tabalong dan HSU, akibatnya jalan di HSU rusak termasuk di Tanjung Tabalong.

Banjarmasinpost.co.id/Milna

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved