Penanganan Covid 19
Imbauan Persi agar Rumah Sakit di Seluruh Indonesia Tetap Waspada pada Pandemi Covid-19
Angka kasus Covid1-9 di Indonesia cenderung turun. Namun, pihak pengelola ruamh sakit di seluruh Indonesia diimbau tetap waspada.
BANJARMASINPOST.CO,ID, JAKARTA - Angka kasus Covid1-9 di Indonesia cenderung turun. Namun, pihak pengelola ruamh sakit di seluruh Indonesia diimbau tetap waspada.
Demikian menurut Sekjen Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi) dr Lia G Pratakusuma.
Dia meminta rumah sakit di seluruh Indonesia tetap waspada, kendati angka kasus Covid-19 turun.
Ia mengatakan BOR atau ketersediaan tempat perawatan Covid-19 di Rumah Sakit rata-rata sudah dibawah 10 persen.
Namun, tidak berarti hal itu menjadi euforia dan lengah.
Baca juga: UPDATE Sebaran Covid-19 Indonesia: Jatim Tertinggi 160 Kasus, Kaltim dan Kalbar 10 Besar
Baca juga: VIDEO Vaksinasi Covid-19 di Masjid Jami Sungai Jingah Banjarmasin, Warga Rela Antre Demi Vaksin
Karena pihaknya memantau angka kematian kurvanya masih naik turun antara 2 hingga 3 persen.
"Walaupun kita dari segi angka kelihatan penurunan, tapi kami di rumah sakit punya kewaspadaan tinggi," kata dr Lia dalam dialog produktif FMB9, Selasa (12/10/2021).
Pada Oktober-November, Persi juga sudah membuka pelayanan pasien non Covid-19, yakni pasien yang sudah cukup lama menunggu kapan waktu yang baik untuk ke RS.
Menurutnya saat ini tugas rumah sakit adalah bagaimana memilah pasien non covid aman di berada di rumah sakit.
"Jadi ada 2 alur yang beda. Pasien Covid pun masih ada," ujarnya.
Kendati kondisi sudah tenang, namun pihaknya di Persi menginstruksikan kepada semua rumah sakit untuk tetap siaga.
Tetap menyiapkan porsi tempat tidur untuk pasien covid, hingga tetap menjaga standar infeksi dan non infeksi.
"Ini disiapkan betul dan selalu mendeteksi bila ada kasus yang mau masuk rumah sakit ternyata positif. Ini yang harus kita lakukan sehingga pengobatan juga sesuai," ujarnya.
Lia berujar salah satu pekerjaan tambahan bagi dunia kesehatan saat ini adalah mendeteksi kemungkinan adanya varian baru.
Rumah sakit saat ini diwajibkan mengirimkan sampel ke lab yang ditunjuk pemerintah bila ditemukan pasien dengan gejalanya berat sekali, atau penularannya cepat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/vaksinasi-merdeka-indonesia-bangkit-di-gedung-sultan-suriansyah-banjarmasin-rabu-22092021.jpg)