Breaking News:

Berita Balangan

Terapkan PPKM Level 1, Kegiatan Keagamaan di Balangan Tetap Wajib Jalankan Prokes

Kabupaten Balangan telah menerapkan PPKM Level 1, kegiatan agama pun kembali diperbolehkan dengan menjalankan sejumlah aturan

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kepala Kemenag Kabupaten Balangan, Drs H M Yamani 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Banyaknya kegiatan agama pada bulan Rabiul Awal atau Maulid di Kabupaten Balangan, menjadi perhatian dari Kementrian Agama Kabupaten Balangan dan Satgas Covid 19 Kabupaten Balangan.

Mengingat saat ini Kabupaten Balangan telah menerapkan PPKM Level 1, kegiatan agama pun kembali diperbolehkan dengan menjalankan sejumlah aturan.

Disampaikan oleh Kepala Kemenag Kabupaten Balangan, Drs H M Yamani, sebagaimana Edaran Menteri Agama nomor SE 29 tahun 2021, kegiatan keagamaan kembali bisa digelar pada wilayah PPKM level 1 dan Level 2.

Dimana daerah tersebut memiliki risiko rendah untuk penyebaran Covid 19.

Baca juga: Dua Bulan Belum Dibayarkan, Insentif Nakes di Balangan Bakal Segera Dibayarkan 

Baca juga: Puluhan Anak di Balangan Dapat Layanan Khitan Gratis dari Mahasiswa KKN UIN Antasari Banjarmasin

"Saat ini kegiatan keagamaan sudah diperbolehkan. Tapi ada syarat yang harus diterapkan. Terutama taat penerapan protokol kesehatan," ucap Yamani, Jumat (15/10/2021).

Beberapa persyaratan yang harus dijalankan di antaranya, membatasi orang yang hadir dalam perkumpulan atau acara maulid.

Selain itu disarankan hanya melibatkan warga setempat, tidak mengundang orang luar desa.

Terpenting ujar Yamani, apabila ada warga yang sedang menjalankan isolasi mandiri, maka dilarang untuk datang ke acara.

Tentunya hal tersebut sebagai upaya mencegah penyebaran covid 19.

Yamani menilai, dibanding tahun sebelumnya yang sempat adanya kekhawatiran tentang kegiatan keagamaan, kali ini, acara tersebut dirasa lebih longgar, karena adanya penurunan angka Covid 19.

Baca juga: Pemakaman Anggota Brimob Digelar Secara Militer, Kapolres Tabalong Jadi Irup

Baca juga: Tiba di Bandara, Jenazah Bharatu Zulkifli dan Bharatu Supian Disambut Personel Brimob Polda Kalsel

Meski begitu tegas Yamani, protokol kesehatan selalu menjadi acuan untuk diterapkan. Bahkan, diimbau agar penyelenggara tidak menyediakan makan di tempat.

Melainkan dibungkus dan dibawa pulang.

Ia juga meminta agar masyarakat selalu menjaga dan ikut berpartisipasi terhadap pencegahan penyebaran virus corona.

Sehingga tidak didapati adanya cluster baru pada kegiatan keagamaan yang berlangsung.

(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved