Breaking News:

Wisata Pagat di HST Masih Memikat

Wisata Kalsel, dari Atas Puncak Sarigading di Pagat HST Bisa Melihat View Kota Barabai

Puncak Sarigading di Bukit Sarigading, ketinggiannya sekitar 200 meter, mencapainya, cukup mudah karena tersedia tangga beton yang bisa dipanjat

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/hanani
Berpose dengan latar belakang puncak Sarigading 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Selain menjelajahi gua, di objek wisata alam Pagat, Kecamatan Batubenawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, juga tersedia spot menarik lainnya, yaitu Puncak Sarigading.

Spot ini salah satu favorit pengujung, khususnya yang menyukai tantangan.

Puncak Sarigading di Bukit Sarigading, ketinggiannya sekitar 200 meter.

Mencapainya, cukup mudah karena tersedia tangga beton yang bisa dipanjat.

Tak seperti gua yang memasukinya memerlukan keberanian, karena berada di ruang sangat gelap dan misterius, Puncak Sarigading bisa didaki siapa saja.

Modalnya hanya menyiapkan fisik dan tenaga.

Baca juga: Wisata Kalsel, Pagat di HST Nan Legendaris, Lama Tutup Selama Pandemi, Kini Boleh Dikunjungi

Baca juga: Wisata Kalsel, Pagat di HST Tawarkan Kesejukan Sungai dan Taman Luas

Baca juga: Wisata Kalsel, Pemandu Siap Temani Menelusuri Misteri Gua di Pagat HST

Norliani, warga Barabai mengaku sudah beberapa kali mendaki puncak tersebut.

“Jalannya susah-susah gampang karena ada beberapa tanjakan cukup curam degan jurang di kiri dan kanannya,” ungkap Norliani.

Disebutkan, ada dua jalur menuju puncak, dan sebaiknya saat mendaki dan menuruni bukit mengambil jalur berbeda, untuk mendapatkan pengalaman berbeda pula.

Menurut Nunui, untuk mencapai puncak itu memerlukan waktu 30 menit sampai satu jam.

Tergantung keluatan fisik masing-masing.

Di atas Puncak Sarigading adalah pemandangan lepas, hingga ke pusat Kota Barabai, ibu kota Kabupaten HST.

Pemandangan didominasi hamparan hutan Pegunungan Meratus yang menyejukkan mata.

“Di atas puncaknya cukup lapang, bisa menampung puluhan orang, walapun dari kejauhan terlihat sempit mengerucut,” ungkap Nunui.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved