Breaking News:

Berita Tapin

Siswa SMK di Tapin Diminta Terjun Langsung ke Masyarakat untuk Asah Kemampuan

Kepala Sekolah SMK di Tapin didukung untuk memberdayakan keahlian para siswa dan siswi dengan terjun langsung ke desa-desa.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/stan
Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Tapin, Fiqri Irmawan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Asisten Administrasi Umum (Asmintum) Setda Kabupaten Tapin, Fiqri Irmawan meminta siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), bisa terjun langsung ke Masyarakat.

Hal ini disampaikannya sebagai bentuk dukungan kepada para kepala sekolah kejuruan di Kabupaten Tapin untuk memberdayakan keahlian para siswa dan siswi dengan terjun langsung ke desa-desa.

"Paling tidak dengan terjun langsung apa yang dipelajari bisa terus terasah dan sumber daya manusia (SDM) di Desa bisa meningkat," jelasnya.

Fiqri mengatakan melihat perkembangan di desa-desa saat ini memang sudah seharusnya siswa dan siswi di sekolah kejuruan terjun langsung.

Baca juga: Temukan Miras saat Operasi Pekat di Tapin, Tim Gabungan Sita KTP Dua Pengelola Cafe

Baca juga: Vaksinasi Massal di Tapin Sasar Daerah Pinggiran, 44 Warga di Desa Suato Lama Divaksin

"Saat ini di desa juga sudah memiliki anggaran, sehingga memang perlu ada pemberdayaan anak-anak ini agar keahlian yang dimiliki bisa terus terasah dan memiliki manfaat bagi banyak orang," jelasnya.

Pihaknya mengajak para kepala sekolah untuk tingkatkan sinergitas bersama para aparat desa.

Menanggapi hal itu, Kepala SMKN 1 Binuang, Yusuf Wahyudi kepada Banjarmasinpost.co.id mengatakan pihaknya menyambut baik keinginan Pemerintah Daerah Kabupaten Tapin yang disampaikan melalui Asmintum tersebut.

"Bagi saya, apa yang disampaikan Pak Asmintum itu menarik dan kami siap membuat rencana dan segera ditindaklanjuti," jelasnya.

Baca juga: Pencurian di Banjarbaru, Melihat iPhone Tergeletak, E Tergiur Menyimpan dan Menjualnya

Baca juga: Kebakaran di Banjarmasin, Satu Tempat Service Hp Terbakar, Api Sempat Dipadamkan Warga Sekitar

Yusuf mengatakan yang akan disiapkan adalah pogramnya bernama SMK Membangun Desa.

Supaya sekolah bisa bermanfaat dengan Desa, karena banyak anak khususnya di SMKN 1 Binuang berasal dari desa.

"Jadi anak-anak yang akan aktif di desa. Segala kemampuan atau keahlian yang dipelajari di sekolah, bisa diterapkan di desa," jelasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene). 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved