Berita Tabalong

Drastis Turunkan Stunting, Kinerja Pemkab Tabalong Raih Peringkat Pertama di Kalsel

Dari delapan aspek penilaian, kinerja Pemkab Tabalong turunkan stunting berada di peringkat pertama dengan nilai 80,33 dari semua daerah di Kalsel.

Tayang:
Penulis: Dony Usman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/DONY USMAN
Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, Taufiqurrahman Hamdie. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Keberhasilan menurunkan angka Stunting membuat kinerja Pemerintah Kabupaten Tabalong sebagai peringkat pertama di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Penilaian kinerja Kovergensi Percepatan Pencegahan Stunting (KP2S), dalam melaksanakan kegiatan pencegahan dan penurunan kejadian stunting ini didasari dari delapan aksi KP2S.

"Alhamdulilah dari penilaian delapan pilar itu, Kabupaten Tabalong tertinggi se Kalimantan Selatan," ujar Kepala Dinas Kesehatan Tabalong, Taufiqurrahman Hamdie, Kamis (21/10/2021).

Dari delapan aspek tersebut menunjukkan kinerja pemkab tabalong berada di peringkat pertama dengan nilai 80,33.

Baca juga: Rutan Tanjung Terima Alat Kesehatan dan Obat dari Dinkes Kabupaten Tabalong

Baca juga: PPKM Level 3, Pemkab Tabalong Targetkan Dua Pekan Capaian Vaksinasi Covid-19 Tembus 50 Persen

Padahal di tahun 2019, Kabupaten Tabalong sempat berada di posisi paling rendah dengan menduduki peringkat ke-13 di Kalsel.

Kemudian di tahun 2020, bisa naik ke peringkat ketujuh dan akhirnya tahun ini bisa mendapatkan posisi paling tinggi di peringkat pertama se Kalsel.

Disampaikan Taufik, dengan kinerja ini membuat angka Stunting di Kabupaten Tabalong bisa turun secara drastis.

"Stunting kita berada di 10 persen saja lagi, dari awalnya tiga tahun berada di angka 40 persen," ujarnya.

Baca juga: VIDEO Petugas Gabungan Razia Truk Angkutan di Tabalong

Baca juga: Kabupaten Tabalong Kembali Raih Trofi Proklim Utama, Kali Ini Desa Nalui Kecamatan Jaro

Ini semua didukung dengan telah dilakukannya program-progran sesuai delapan pilar yang menjadi dasar dalam penilaian.

Di antaranya, adanya analisis situasi, penentian SK Bupati terhadap daerah lokus stuntingnya, kegiatan rembuk stunting, pencatatan penimbangan bayi stunting dan lainnya.

Termasuk pula dari telah berhasilnya Kabupaten Tabalong dalam melaksanakannya program STBM.

(Banjarmasinpost.co.id/Dony Usman)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved