Breaking News:

Berita Batola

Ruas Jalan Anjir Talaran-Tabukan Raya Batola Rampung, ini Harapan Warga

Peningkatan ruas Anjir Talaran menuju Tabukan Raya bagian dari Kesatuan proyek Kutabamara

Penulis: Muhammad Tabri | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri
Pengendara melintas di ruas Jalan Anjir Talaran - Tabukan Raya, di Desa Antar Raya Kecamatan Marabahan, Kabupaten Barito Kuala 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Peningkatan struktur jalan di ruas Anjir Talaran - Tabukan Raya sepanjang 8,5 km rampung beberapa waktu lalu.

Kini jalan selebar 6,5 hingga 7 meter tersebut telah mulus diaspal dengan anggaran Rp14.085.268.214,00 yang bersumber dari dana alokasi khusus.

Dengan masa pengerjaan 180 hari kalender.

Mudahnya akses yang dirasakan saat ini turut disyukuri Mas'ud, warga Desa Antar Raya, Kecamatan Marabahan.
Jalur tersebut tepat melintang di depan rumahnya.

Baca juga: Polemik Sawit Plasma di Kolam Kanan, Kejari Batola Sebut Kerugian Negara Capai Ratusan Juta 

Baca juga: Alami Laka Kerja Kesetrum Saat Ngelas, Relawan Masyarakat Peduli Api Rajawali Batola Ini Tutup Usia

"Alhamdulilah dengan perbaikan infrastruktur jalan ini Dampaknya sangat positi. Terutama perekonomian masyarakat akan jadi lebih baik," beber Mas'ud, Sabtu (23/10/2021).

Warga yang kesehariannya sebagai pedagang ini pun menambahkan, meski jalan merupakan milik pemerintah, ia berharap masyarakat pengguna bisa sama-sama menjaga dan merawatnya.

Agar keberlangsungan manfaatnya bisa dinikmati lebih panjang.

Terkait rampungnya pengaspalan hingga Desa Karya Maju, Kecamatan Tabukan ini, Wakil Bupati Barito Kuala, H Rahmadian Noor mengungkapkan, ini memang program prioritas di masa jabatannya mendampingi Bupati Hj Noormiliyani.

Baca juga: KNPI Tapin Gelar Pembinaan Organisasi Kepemudaan dan Pelajar

Baca juga: Universitas Terbuka Banjarmasin Mengabdi di Desa Sungai Pinang Lama Kabupaten Banjar

"Jadi Ruas Anjir Talaran menuju Tabukan Raya ini memang bagian dari Kesatuan proyek Kutabamara. Kita akan genjot terus pengerjaannya," ungkap Rahmadi beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan, hal yang jadi perhatian adalah mengenai tonase angkutan yang melintasinya.

Jika beban angkutan yang melintas melebihi kapasitas, maka akan berpengaruh besar pada ketahanan jalan.

"Mungkin nanti dari Dinas PU untuk memberikan batasan maksimal kendaraan yang boleh melintas. Jadi kalau sudah diterapkan, pengguna jalan diharapkan bisa mematuhi. pungkas Rahmadi.

(Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved