Google Doodle

Terungkap Sosok Perempuan di Google Doodle Hari Ini, Ellya Khadam Pelantun Boneka India

Google Doodle Hari Ini menampilkan sosok seorang perempuan berpakaian sari, pakaian khas wanita India. Terungkap sosok itu adalah Ellya Khadam

Tayang:
Editor: Royan Naimi
tangkapan layar Google
Ellya Khadam, salah seorang pelopor musik dangdut di Indonesia, menjadi Google Doodle hari ini Sabtu 28 Oktober 2021 

Setiap Dian berlatih bernyanyi, Ellya diam-diam memasang telinga dan belajar.

Dia mengembangkan bakat bernyanyinya dengan meniru genre yang dibawakan Dian Seruni.

Dia merasa bisa menguasai lagu lebih baik dari Dian Seruni. Saat itulah muncul niatnya menjadi penyanyi.

Ellya bercerai dari suaminya itu setelah mempunyai dua anak. Dari kedua anak tersebut Ellya memiliki 14 cucu.

Baca juga: Celine Evangelista Masih Sayang Sama Stefan William, Sedih Lihat Video Suami Sama Perempuan Lain

Perceraian itu menurut Ellya memang menyedihkan, tetapi dengan menyanyi membuat penderitaannya perlahan menghilang.

Ellya ingin meraih mimpinya di dunia tarik suara. Kendati demikian, keinginan Ellya ini sempat ditentang keras oleh orangtuanya dengan alasan Ellya seorang janda.

Namun, Ellya tetap nekat bernyanyi dan dan pada suatu kali diajak tampil pada sebuah acara perkawinan.

Berkat kemampuan menyanyinya, Ellya mulai bernyanyi dari kampung ke kampung. Suatu hari, Orkes Sinar Muda mengundang Ellya sebagai bintang tamu.

Karir Ellya terus berkembang, pada 1956 Ellya tampil sebagai temu orkes di antara beberapa orkes di kawasan yang sekarang ini dikenal dengan kompleks Hotel Indonesia.

Di situ dia bertemu tokoh-tokoh Melayu, seperti Husein Bawafie, Munif Bahasoan, dan Ali Atamimi.

Rupanya, Husein Bawafie terpikat dengan cengkok spesifik pada vokal Ellya. Husein kemudian memperkenalkan Ellya kepada Adi Karso yang lantas mengajaknya untuk rekaman.

Boneka India

Ellya Khadam menciptakan lagu "Boneka India" pada 1957. Lagu itu kemudian direkam di studio Irama milik Mas Yos.

Lagu ini diiringi Orkes Melayu Kelana Ria pimpinan Adi Karso dan Munif Bahasoan.

Musisi pendukungnya antara lain Husein Bawafie memainkan akordeon, Mat Syabi memainkan mandolin, dan Adi Karso memainkan marakas.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved