Breaking News:

Berita Banjarmasin

Wilayah Kelurahan Bakal Berubah, Warga Kompleks AMD Blok C-11 dan C-12 Banjarmasin Resah

Warga Jalan HKSN Komplek AMD Permai Blok C11 dan juga Blok C12 Banjarmasiningin tetap di wilayah Kelurahan Alalak Tengah, tidak mau ke Alalak Selatan.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Jalan HKSN Kompleks AMD Permai Blok C11, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (25/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah warga di Jalan HKSN Komplek AMD Permai RT 23, Blok C11 dan juga Blok C12, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, resah hampir sepekan terakhir.

Warga merasa resah menyusul ada rencana perubahan status kelurahan tempat domisili terkait sinkronisasi data batas antar kelurahan.

Rumah warga di Blok C11 dan Blok C12 lokasinya berada di kawasan perbatasan Kelurahan Alalak Selatan dan Kelurahan Alalak Tengah. Sejak awal, Blok C11 dan Blok C12 ini masih masuk Kelurahan Alalak Selatan.

Namun berdasarkan sinkronisasi data batas kelurahan yang baru-baru ini dilakukan, akan masuk wilayah Kelurahan Alalak Tengah.

Baca juga: Kabur Usai Buang Paket Sabu, Pria 20 Tahun Ini Diamankan Satlantas Polresta Banjarmasin

Baca juga: Sebanyak 18 Tim Ikut Bhayangkara Mural Festival, Pendaftaran Masih Dibuka Polda Kalsel

Hal ini diketahui setelah perangkat RT maupun warga mendapatkan sebuah peta yang mengisyaratkan rumah warga di Blok C11 dan sebagian Blok C12 masuk Kelurahan Alalak Tengah.

Terkait hal ini pula warga pun merasa resah, bahkan keberatan apabila rumahnya berpindah dari Kelurahan Alalak Selatan menjadi Kelurahan Alalak Tengah.

"Warga resah dan menolak jika kelurahan berpindah dari Kelurahan Alalak Selatan menjadi Kelurahan Alalak Tengah," ujar Ketua RT 23 Kelurahan Alalak Selatan, Mursalin.

Dia menambahkan, warga merasa keberatan dan menolak berpindah kelurahan tersebut, karena akan berdampak pada data dan dokumen warga.

Baca juga: Polisi Ungkap Peredaran Narkoba Jenis Baru, Oknum Barista di Banjarmasin Diciduk

Baca juga: UPDATE Covid-19 Kalsel: Dinkes Tegaskan Syarat PCR untuk Lindungi Masyarakat

"Tentu akan berpengaruh dengan data di KTP, SIM, BPJS, sertifikat tanah, dan lain sebagainya. Makanya rata-rata warga menolak berpindah kelurahannya," katanya Senin (25/10/2021).

Terkait dengan keberatannya, warga pun lanjut Mursalin sudah membuat sebuah surat berisi pernyataan menolak berpindahnya status kelurahannya tersebut.

"Sudah disampaikan suratnya kepada Wali Kota Banjarmasin dan juga Bagian Pemerintahan Setda. Warga menyampaikan keberatannya atau tetap masuk Kelurahan Alalak Selatan saja. Apalagi berdasarkan pengukuran batas wilayah kelurahan di 2010, memang Blok C11 dan Blok C12 memang masuk Kelurahan Alalak Selatan," pungkasnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved