Harga Bitcoin
Harga Bitcoin Hari Ini Naik Lagi di Angka US$61.591, Aset Kripto Siap-siap Rebound
Harga Bitcoin hari ini naik lagi. Tak hanya crypto currency tertua itu, tapi mayoritas aset kripto lainnya pun menunjukkan tanda-tanda siap rebound.
Penulis: Mariana | Editor: Anjar Wulandari
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harga Bitcoin hari ini naik lagi. Tak hanya crypto currency tertua itu, tapi mayoritas aset kripto lainnya pun menunjukkan tanda-tanda siap rebound.
Berdasarkan pantauan Banjarmasinpost.co.id di coinmarketcap.com pukul 11.20 WITA, Jumat (29/10/2021), harga bitcoin hari ini US$61.591, naik 4,17% dalam 24 jam terakhir. Namun secara mingguan masih turun 2,62%.
Sebelumnya, harga Bitcoin Kamis (28/10/2021), terpantau berada di US$ 58.000.
Kenaikan juga terpantau pada aset kripto lainnya seperti ethereum yang dibanderol US$4.388 atau naik 10,07% dalam 24 jam terakhir.
Baca juga: Mengenal Dogecoin, Mata Uang Kripto yang Didukung Elon Musk dan Masuk Trending Twitter Hari Ini
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini Anjlok ke US$ 58.000, Dipicu Aksi Ambil Untung
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini US$62.019 Per Keping, Simak Juga Aset Kripto yang Bagus di Jangka Pendek
Namun kenaikan harga bitcoin hari ini masih belum kembali pada rekor tertinggi yang sempat terjadi Rabu (20/10/2021), yang sempat menyentuh US$ 66.974.
Meski demikian, kenaikan harga bitcoin yang terjadi hari ini memberikan angin segar. Setelah harga Bitcoin, Ethereum, Binance, Dogecoin dan kawan-kawannya turun dalam seminggu terakhir, kini sudah ada tanda-tanda rebound.
Pasar aset kripto dalam koreksi dalam seminggu terakhir. Merujuk CoinMarketCap, per 28 Oktober 2021 pukul 18.00 WIB, dalam seminggu terakhir harga bitcoin (BTC) sudah turun 6,66%, Ethereum (ETH) turun 3,49%, dan Binance (BNB) turun 2,47%.
Namun, kini tanda kebangkitan harga uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Binance, Dogecoin dlll mulai terlihat. Pada perdagangan Jumat, 29 Oktober 2021 harga Bitcoin, Ethereum, Binance, Dogecoin kembali ke zona hijau. Seperti dilansir dari Kontan.co.id.
Pada pukul 07.34 WIB, harga Bitcoin berada di level US$ 60.363,37, naik 2,71% dalam 24 jam terakhir. Pada periode yang sama, harga Ethereum naik 8,05% menjadi US$ 4.273,78.
Harga Binance Coin naik 8,01% menjadi US$ 489,76. Harga Dogecoin naik 22,3% menjadi US$ 0,2988.
Co-founder CryptoWatch dan Pengelola Channel Duit Pintar, Christopher Tahir meyakini koreksi harga Bitcoin, Ethereum, Binance, Dogecoin dlll adalah hal wajar. Pasalnya, harga Bitcoin, Ethereum, Binance, Dogecoin dlll sudah dalam tren naik selama dua bulan terakhir.
Bahkan, harga bitcoin sudah naik 100% dalam kurun waktu dua bulan. Oleh karenanya, koreksi harga Bitcoin sepekan terakhir merupakan kondisi yang normal.
Selain itu, dia melihat peluncuran exchange-traded fund (ETF), adopsi bitcoin oleh negara-negara lain yang bisa meningkatkan kepastian hukum, dan penerimaan kembali bitcoin oleh Tesla, akan menjadi sentimen positif bagi aset kripto ke depannya. Regulator perbankan Amerika Serikat (AS) juga dikabarkan sedang menyiapkan road map yang nantinya memungkinkan bank AS dapat terlibat dalam cryptocurrency atau aset kripto.
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini 29 Agustus 2021 Melemah, Berikut Daftar Harga Aset Kripto di Akhir Pekan
Baca juga: Harga Bitcoin Terus Melejit, Hari ini Nyaris Tembus US$ 63.000
Kabar tersebut diungkapkan langsung oleh Jelena McWilliams yang merupakan pemimpin Federal Depsosit Insurance Corporation seperti yang dikutip dari Reuters, Rabu (27/10).
Christopher Tahir, menilai hal tersebut penting karena akan memberikan kepastian hukum bagi individu maupun institusi dalam mengadopsinya secara parsial maupun keseluruhan baik untuk spekulasi, investasi, hingga menjadi aset cadangan.
Dia mengamati, bahwa saat ini amunisi bearish tampak sudah habis karena selama ini sentimen negatif dipicu oleh China. “Sedangkan dengan tidak adanya pijakan jelas oleh China lagi, maka jelas apapun yang berhubungan dengan China hanya akan menjadi angin lalu,” pungkas dia.
Oleh karena itu, sesuai ilmu investasi dasar, saat harga Bitcoin, Ethereum, Binance, Dogecoin dlll sedang turun, investor bisa menggunakan periode ini untuk membeli. Nantinya, jika harga Bitcoin, Ethereum, Binance, Dogecoin dlll telah naik, bisa dijual kembali.
Sebelumnya, harga uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Binance, Cardano, XRP dll dalam tren melorot selama sepekan terakhir. Apakah penurunan harga Bitcoin, Ethureum, Binance, Cardano, XRP, Polkadot dll akan berlanjut?
Pasar aset kripto sedang koreksi dalam seminggu terakhir. Merujuk CoinMarketCap, per 28 Oktober 2021 pukul 18.00 WIB, dalam seminggu terakhir bitcoin (BTC) sudah turun 6,66%, Ethereum (ETH) turun 3,49%, dan Binance (BNB) turun 2,47%.
Lalu, pada perdagangan hari ini, Jumat (29/10) pukul 07.08 WIB, harga Bitcoin di level US$ 60.687,93, masih turun 3,33% dalam 7 hari perdagangan. Pada periode yang sama, harga Cardano turun 7,47% menjadi US$ 2.
Harga XRP turun 3,15% menjadi US$ 1,06. Kemudian harga Polkadot 3,38% menjadi US$ 41,82.
CEO Triv Gabriel Rey, menilai lemahnya harga Bitcoin, Ethereum, dan Binance dalam seminggu terakhir karena harganya yang sudah berada di wilayah overbought. Hal tersebut karena kenaikannya yang terlalu cepat dalam beberapa waktu terakhir.
Menurut dia, koreksi yang terjadi di pasar aset kripto ini dinilai akan sementara. Gabriel menyebut, di on-chain, permintaan terhadap aset kripto tetap sesuai dengan harganya.
Ke depannya, dia menimbang bahwa kemunculan exchange-traded fund (ETF) aset kripto rilisan terbaru, akan menjadi katalis positif untuk pasar aset kripto secara umum, termasuk bagi harga Bitcoin,, Ethereum dll.
“Pertimbangan berikutnya, ETF futures terus bermunculan, dan ada vendor-vendor baru, yang biasanya tiap grup ini mempunyai dana masing-masing sendiri yang akan terlibat dalam projek ETF ini,” kata dia dilansir Kontan.co.id, Kamis (28/10).
Ekspektasi Gabriel di tahun 2022 nanti akan dirilisnya ETF dalam bentuk spot fisik yang aset dasarnya bukan lagi pasar berjangka. Kemunculan ETF baru ini menurutnya akan menarik investor ritel lebih besar lagi.
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini Malah Nyungsep di US$62.819, Gara-gara Elon Musk?
Baca juga: Harga Bitcoin Hari Ini Tembus 62.682 Dollar AS, Aset Kripto Catat Rekor Baru
Hal menarik dari ETF spot fisik adalah management fee yang ditetapkan akan lebih murah, hanya sekitar 1% per tahunnya. Gabriel menilai, saat ini ETF berjangka yang sudah dirilis management fee-nya, sebesar 15%. “Jadi istilahnya, kalau bitcoin tidak naik 15% dalam satu tahun, itu para ritel akan rugi untuk beli ETF futures ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Gabriel menjelaskan, bahwa katalis negatif di pasar aset kripto dapat datang dari Tether (USDT) yang diusut kembali oleh pemerintah Amerika Serikat (AS). Menurutnya hal tersebut akan menjadi black swan event dan akan sangat berbahaya. “Kalau ini terjadi ya kita mesti siap-siap hedge posisi kita, kripto kita ditukarkan dengan fiat, dengan mata uang rupiah,” kata Gabriel.
(Banjarmasinpost.co.id/mariana/kontan.co.id)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/ilustrasi-bitcoin-aset-kripto-cryptocurrency.jpg)