BSU 2021

Penerima Bantuan Subsidi Gaji Tambah 1,6 Juta, Simak Cara Cek Status Penerima BLT

Pemerintah memperluas cakupan penerima Bantuan Subsidi Upah ( BSU) alias BLT Subsidi Gaji. Sebanyak 1,6 juta orang dari seluruh Indonesia

bsu.kemnaker.go.id
Bantuan Subsidi Upah atau subsidi gaji diberikan dalam rangka penanganan dampak covid-19. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah memperluas cakupan penerima Bantuan Subsidi Upah ( BSU) alias BLT Subsidi Gaji. Sebanyak 1,6 juta orang dari seluruh Indonesia akan mendapatkan bantuan ini.

Adapun perluasan cakupan penerima BSU 2021 ini dilakukan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menindaklanjuti hasil rapat Komite Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sekadar diketahui, dalam rancangan peraturan menteri ketenagakerjaan terbaru, syarat penerima BSU tak hanya bagi pekerja di wilayah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM) di level 3 dan 4.

Hal ini seperti disampaikan Sekretaris Jenderal Kemenaker Anwar Sanusia melalui keterangan tertulis, Selasa (2/11/2021).

Menurut Anwar, ada perubahan atas lampiran II Permenaker Nomor 16 Tahun 2021 ini yaitu penambahan satu provinsi yakni Kalimantan Utara dari yang sebelumnya enam provinsi menjadi tujuh provinsi.

Baca juga: Penerima BSU 2021 Ditambah 1,6 Juta, Cairkan BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta Sekarang

Baca juga: Pemerintah Cairkan BSU Oktober 2021, Tetap Bisa Didapat Mesti Tak Punya Rekening Himbara

Selain itu, terdapat penambahan kabupaten/kota dari dua menjadi tiga kabupaten/kota dalam Provinsi Kepulauan Riau yaitu Kabupaten Kepulauan Anambas.

Anwar juga menyebutkan, dalam arahannya Menaker Ida Fauziyah berharap proses harmonisasi ini dapat segera selesai dan tuntas sehingga program BSU ini dapat kita lanjutkan dengan payung hukum perubahan kedua Permenaker 14 Tahun 2020 ini," lanjut dia dilansir Tribunnews.com dengan judul Cakupan Bantuan Subsidi Upah Diperluas, Berikut Cara Cek Status Penerima BLT.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan untuk menambah penerima bantuan subsidi upah Rp 1 juta sebanyak 1,6 juta penerima.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, perluasan dilakukan karena terdapat sisa penyaluran lebih dari Rp 1 triliun.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Founders Day – Peringatan Ulang Tahun Grup Ciputra ke-40, di Jakarta
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Founders Day – Peringatan Ulang Tahun Grup Ciputra ke-40, di Jakarta (Kemenko Perekonomian)

"Dengan sisa anggaran, akan ada perluasan sebanyak 1,6 juta sasaran pekerja dan ini jumlah anggarannya adalah Rp 1,6 triliun," kata Airlangga dalam konferensi pers evaluasi program PC-PEN, Selasa (26/10/2021).

Airlangga menuturkan, kriteria penerima tidak berubah dengan kriteria BSU sebelumnya.

Adapun sektor atau industri penerima BSU yakni barang konsumsi, perdagangan dan jasa kecuali jasa pendidikan dan kesehatan, transportasi, aneka industri properti, dan real estat.

BSU diberikan kepada pekerja/buruh yang terdampak pandemi dan sesuai dengan syarat penerima bantuan dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk diketahui, pemerintah menambah sasaran penerima sebanyak 1,6 juta penerima baru.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved