Breaking News:

Wisata Religi Makam Datu Muning

Wisata Kalsel : Makam Datu Muning Dulu Dikenali Dari Hamparan Tanah Yang Tidak Ditumbuhi Semak

Untuk mengenali makam Datu Muning sangat mudah. Warga cukup melihat hamparan tanah yang tidak ditumbuhi semak belukar

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/stanislaus Sene
Makam Datu Muning di Desa Sungai Rutas Kabupaten Tapin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Datu Muning merupakan sebutan warga setempat kepada sosok Muhammad Ilyas karena beliaulah yang tersisa di Kampung Muning, Rabu, (03/11/2021).  

Pengelola Makam Datu Muning, Herman Hidayat menceritakan, Desa Sungai Rutas dan kampung Muning dulunya adalah kampung pengungsian warga yang menghindar agar tidak diperintah kerja paksa oleh serdadu Belanda," jelasnya.

Namun, pada zaman itu, hanya Datu Muning dan muridnya yang masih bertahan di kampung Muning.

Sebagian besar masyarakat yang mengungsi membangun tempat tinggalnya di Desa Sungai Rutas.

Baca juga: Wisata Kalsel : Ziarah ke Makam Datu Muning Tapin, Pengunjung Diajak Rasakan Sensasi Susur Sungai

Baca juga: Wisata Kalsel : Ziarah ke Makam Datu Muning Tapin, Pengunjung Diajak Rasakan Sensasi Susur Sungai

"Dulu warga yang berziarah hanya kerabat muridnya tapi saat ini peziarah datang dari berbagai daerah termasuk provinsi tetangga, seperti Kaltim, Kalteng dan Pulau Jawa," lanjutnya.

Ia mengatakan untuk mengenali makam Datu Muning sangat mudah. Warga cukup melihat hamparan tanah yang tidak ditumbuhi semak belukar.

"Saat ini, peziarah tidak kesulitan karena sarana transportasinya tersedia, di areal pemakaman tersedia warung wisata, pendopo istirahat dan musala untuk salat wajib," lanjutnya.

Ia menambahkan pada tahun 2015 lalu, Pemerintah Kabupaten Tapin membangunkan kubah di lokasi makam serta perusahaan pertambangan batu bara membangunkan titian dan dermaga tambat. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved