Breaking News:

Wisata Religi Makam Datu Muning

Wisata Kalsel : Ziarah ke Makam Datu Muning Tapin, Pengunjung Diajak Rasakan Sensasi Susur Sungai

Berziarah ke makam Datu Muning di Desa Sungai Rutas Kecamatan Candi Laras Selatan Tapin, Pengunjung diajak merasakan sensasi susur sungai

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/stanislaus Sene
Makam Datu Muning di Desa Sungai Rutas Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin. (Kanan) begini serunya susur sungai menuju makam Datu Muning, Rabu (3/10/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Kabupaten Tapin selain terkenal dengan wilayah pertanian dan wisata alam, juga dikenal dengan wisata religi. Rabu, (03/11/2021).

Penelusuran Banjarmasinpost.co.id wisata religi yang tidak pernah sepi terhadap pengunjung adalah Makam Datu Muning.

Wisata religi Makam Datu Muning yang terletak di Desa Sungai Rutas, Kecamatan Candi Laras Selatan, Kabupaten Tapin ini setiap hari selalu ramai dikunjungi warga.

Pengunjung di Makam Datu Muning ini tidak hanya dari masyarakat Kalimantan tetapi dari luar Kalimantan diantaranya pulau Jawa.

Baca juga: Longsor Memutus Jalan Menuju Objek Wisata Religi Makam Datu Nuraya dan Datu Sanggul Tapin

Baca juga: VIDEO Wisata Religi Kalsel, Makam Guru Zuhdi di Kawasan Masjid Jami Sungai Jingah

Makam Datu Muning merupakan salah satu tujuan wisata religi di Kabupaten Tapin yang tidak dapat diakses menggunakan jalur darat.

Membutuhkan waktu kurang lebih 30 menit menuju ke Makam ini, para peziarah harus menggunakan jalur sungai dengan alat transportasi Klotok (Perahu Kayu).

Sepanjang jalan menuju ke sana, pengunjung akan disuguhi pemandangan pepohonan yang rindang dan pesona susur sungai yang menyenangkan.

Salah satu pengelola, Herman Hidayat kepada Banjarmasinpost.co.id mengatakan pengunjung di Makam ini selalu ada.

"Setiap hari selalu ada. Pengunjung yang datang hingga dari luar Kalimantan," jelasnya.

Baca juga: Dibanding Wisata Alam, Wisata Religi di Tapin Lebih Banyak Mendatangkan Pengunjung

Herman mengatakan keberadaan Makam Datu Muning ini adalah satu-satunya makam Datu yang hanya bisa dijangkau menggunakan jalur air.

"Tidak ada jalan darat. Sehingga yang datang harus menyewa klotok. Tarifnya Rp 200 ribu sekali bayar untuk pulang-pergi," jelasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus sene).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved