Ekonomi dan Bisnis

Harga Telur Ayam Ras di Kalsel Naik Rp 1.000 Per Kilogram

Harga telur dijual pedagang di Pasar Bauntung Banjarbaru Kalsel semula Rp 20 ribu per kilogram, naik Rp 1.000 dalam dua hari terakhir, kini Rp 21.000.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NURHOLIS HUDA
ILUSTRASI - Penjual telur di Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Harga telur ayam ras di Pasar Bauntung, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mengalami kenaikan Rp 1.000.

Jika sebelumnya dijual Rp 20 ribu, kini Rp 21.000. "Iya, harga telur naik Rp 1.000. Jadi sekarang per kilogramnya Rp 21.000. Sudah dua harian ini naiknya," kata Susan, penjual telur di Pasar Bauntung Banjarbaru, Kamis (4/11/2021). 

Harga telur justru naik, dari prediksi atau dikhawatirkan harganya akan turun. Sebab menyusul informasi sepekan yang lalu, harga telur ayam ras turun menyentuh Rp 13.000 per kilogram.

Menurut Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, harga telur ayam ras paling bawah sampai Rp 5 ribu di bawah harga acuan.

Baca juga: Penjual Beras di Banjarbaru Kalsel Sebut Stok Jenis IR Tersedia, Tapi Sepi Peminat

Baca juga: Kalsel PPKM Turun Level, Bisnis EO Bangkit Menggeliat, Berharap Pandemi Covid-19 Bisa Dikendalikan

Meskipun harga di Pulau Jawa murah, pedagang sudah mengurangi mendatangkan telur dari Pulau Jawa. Pertimbangannya, harga di Kalsel sudah turun.

"Turunnya harga di KaIseI sebenarnya hanya menyesuaikan. Jika tidak, maka para pedagang akan ambil dari Jawa. Secara permintaan pasar dan stok untuk telur ayam ras petelur relatif cukup normal," ujarnya.

Pantauan di salah satu toko grosir telur, harga yang dari Jawa Rp 17.800 dan yang lokal dari Kalsel sendiri Rp. 18.000 per kilogram. 

Meskipun begitu, telur dari Kalsel lebih disukai konsumen karena lebih segar. Sedangkan di tingkat pengecer, harga telur rata-rata Rp 20.000 per kilogram dan hanya sebagian kecil yang menjual Rp. 21.000 per kg.

Baca juga: Tarif PCR Diturunkan, Penumpang Pesawat di Bandara Syamsudin Noor Bertambah 20 Persen

Baca juga: Dampak Turun Level PPKM di Banjarmasin dan Banjarbaru, Hunian Hotel Meningkat 10 Persen

Sementara itu, menurut keterangan distributor di Banjarmasin, saat ini datangnya telur dari Jawa masih berkisar 100 ton per minggu dan belum ada peningkatan kuantitas.

(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved