Breaking News:

Kampusiana

Isi Perkuliahan di FH Uniska MAB, Prof Otto : Calon Advokat Harus Bisa Bersikap Adil

Ketua Umum DPN Peradi, Prof Dr Otto Hasibuan mengisi materi Pendidikan Khusus Profesi Advokad (PKPA) di Fakultas Hukum (FH) Uniska MAB

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad rahmadi
Ketua Umum DPN Peradi, Prof Dr Otto Hasibuan, saat mengisi materi Pendidikan Khusus Profesi Advokad (PKPA) di Fakultas Hukum (FH) Uniska MAB, Minggu (7/11/2021). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Calon Advokat di Banjarmasin diharapkan bisa menjadi ahli hukum yang baik dan juga bisa bersikap adil.

Hal itu di sampaikam oleh Ketua Umum DPN Peradi, Prof Dr Otto Hasibuan, saat mengisi materi Pendidikan Khusus Profesi Advokad (PKPA) di Fakultas Hukum (FH) Uniska MAB.

"Sehingga mereka tidak salah melihat bahwa lawyer itu tidak seperti di film-film, jadi mereka harus bisa menjadi penegak hukum dengan penuh keadilam," kata Prof Otto usai memberikan materi. Minggu (7/11/2021).

Saat memberikan materi PKPA, Otto menilai bahwa calon advokat di Banjarmasin memiliki semangat yang baik.

Baca juga: Ikuti Vaksinasi di Kampus, Dekan FH Uniska MAB Berharap Bisa Menjadi Contoh Bagi Mahasiswa dan Dosen

Baca juga: Gelar Aksi di Pintu Gerbang Kampus, BEM ULM Kritisi Penganugerahan Gelar Kehormatan Paman Birin

Terbukti dengan sejumlah pertanyaan oleh para peserta, di menurut Otto menunjukkan minat belajar calon advokat.

"Saya juga mencoba membangun semangat mereka, agar nanti kedepannya bisa menjadi advokat yang baik," ujarnya.

Sementara itu Dekan FH Uniska MAB, Dr Afif Khalid berharap, kedatangan pengacara Otto, bisa menjadi penyemangat para calon advokat.

"Semoga dengan ini bisa melahirkan Advokat muda profesional, berintegritas, dan bermoralitas," ucapnya.

Afif mengaskan bahwa PKPA tersebut merupakan satu upayanya, untuk mendidik calon advokat di Banjarmasin.

Baca juga: Menwa Suryanata Kalsel Gelar Dikprov., 29 Peserta dari 13 Perguruan Tinggi Digembleng di Kampus NU

"Saya tidak ingin calon advokat terdidik asal-asalan, palagi advokat mirip seperti pedagang yang berorientasi uang. Advokat harusnya betul-betul menjadi bagian masyarakat yang berintegritas dan bermoralitas," tegasnya.

PKPA sendiri diikuti sebanyak 23 orang bergelar Sarjana Hukum, yang di laksanakan di FH Uniska MAB.

Mereka bukan hanya para alumni Uniska, tetapi juga berasal dari alumni UIN Antasari dan ULM Banjarmasin.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved