Berita Tanahbumbu
Progres Pembangunan Pondasi Masjid Apung Pagatan Tanbu, Sudah Selesai 95 Persen
Progres pembangunan pondasi masjid apung yang dibangun dengan dana CSR PT Borneo Indobara (BIB) untuk Kabupaten Tanahbumbu, sudah hampir rampung.
Penulis: Man Hidayat | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Proses pengerjaan masjid Apun di Pantai Siring Pagatan Kecamatan Kusan Hilir Kabupaten Tanahbunbu terus berjalan.
Progres pembangunan pondasi masjid apung yang dibangun dengan dana CSR PT Borneo Indobara (BIB) untuk Kabupaten Tanahbumbu, sudah hampir rampung.
"Untuk stage 1 (pondasi atau landasan) sudah 95 persen dikerjakan, target sudah diselesaikan (stage 1) di tahun 2021 ini," sebut Senior Manager CSR dan Eksternal PT BIB, Dindin Makinudin, kepada banjarmasinpost.co.id, Rabu (17/11/2021).
Pembangunan masjid apung yang ada di Jalan Nasional desa Sungai Lembu Kecamatan Kusan Hilir itu, dikerjakan selama 3 tahun anggaran dengan total anggaran sebesar Rp 25 Miliar.
Baca juga: Kabupaten Tanahbumbu Berada di PPKM Level 1, Kadinkes Tanbu: Ranking 1 Penanganan Covid-19 di Kalsel
Baca juga: Para Korban Investasi Datangi Polres Tanahbumbu, Minta Pelaku Diproses Hukum dan Uang Kembali
Pembangunan dimulai di 2021 dan estimasi selesai di tahun 2023.
Dindin menyebutkan, program tersebut merupakan salah satu program sosial budaya dan keagamaan persembahan PT Borneo Indobara untuk Tanahbumbu.
Pembangunan Mesjid Apung ini juga dilatarbelakangi, hasil Pemetaan yang dilakukan oleh Unlam, IPB dan UI pada saat proses penyusunan baseline data untuk PPM PT BIB.
Ada 3 hal yang menjadi pertimbangan berdasarkan hasil kajian tersebut, yaitu masyarakat lingkar 1 PT BIB secara khusus dan masyarakat Tanbu secara umum adalah masyarakat yang religius yang taat menjalankan syariat peribadatan menurut agama dan kepercayaan yang dianutnya.
Selain itu, Tanbu banyak Sumber Daya Alam berupa pantai yang indah dan berpotensi untuk menjadi wahana wisata.
Diharapkan bisa memberikan kontribusi positif dalam peningkatan sumber pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor wisata.
"Sebenarnya, pembangunan mesjid apung ini seharusnya sudah mulai dikerjakan di tahun 2020, tetapi tertunda dikarenakan salah satunya pandemi covid-19 sehingga peletakan batu pertama dilakukan Bupati Tanbu dr HM Zairullah Azhar di bulan Maret 2021 lalu," katanya.
Adanya masjid apung, menjadi wisata baru di Siring Pagatan.
Masjid apung memiliki 2 bangunan utama (bertingkat), lantai 1 akan digunakan untuk ruang serbaguna (hall), ruang kelas, ruang sekretariat.
Sedangkan lantai 2 direncanakan untuk tempat peribadahan dengan daya tampung jemaah sekitar 500 orang.
"Program ini juga sudah disinkronisasikan dengan rencana daerah dalam penataan area yang ditetapkan dalam RPJMD 2022," kata Dindin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/lokasi-pembangunan-masjid-apung-pagatan.jpg)