Breaking News:

Yayasan Adaro Bangun Negeri

YABN Bekerjasama dengan IBT ULM, Beri  Pembekalan Kewirausahaan Dengan Skema Matching Fund

YABN bekerja sama dengan IBT ULM memberikan Pembekalan Riset Kewirausahaan di Gedung IBT ULM, Banjarbaru, Kalimanatan Selatan

Penulis: Siti Bulkis | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/siti bulkis
YABN dan IBT ULM Berikan Pembekalan Kewirausahaan Dengan Skema Matching Fund. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN)  bekerja sama dengan Inkubator Bisnis Teknologi Universitas Lambung Mangkurat (IBT ULM) memberikan Pembekalan Riset Kewirausahaan di Gedung IBT ULM, Banjarbaru, Kalimanatan Selatan, Kamis (18/11/2021). 

YABN dan Kemendikbudristekdikti yang dalam hal ini ULM berkolaborasi melalui Program Adaro Santri Sejahtera (PASS) yang diselenggarakan dalam skema Matching Fund dari Program Kampus Merdeka, mengadakan pendampingan wirausaha di Pondok Pesantren binaan Adaro dengan konsep Edu-Agro-Technology-Sociopreneur (EATSpreneur) . 

Namun, dalam hal ini mahasiswa lah yang diberikan pembinaan dan nantinya mereka akan membantu pemasaran hasil produk usaha pesantren binaan. 

"Jadi para mahasiswa yang terdiri dari beberapa background program studi, diantaranya Teknik Sipil, MIPA Fisika, Agribisnis, Ilmu Hukum dan lainnya ini diberikan pembekalan penguatan di bidang kewirausahaan, terutama riset pemasaran" kata Citra Hapsari. 

Tentunya materi tersebut diberikan oleh Pemateri Profesional Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus Bidang Sistem Informasi, Humas dan kerjasama IBT ULM, Dr Arief Budiman, SE, MMKtg, Ph.D. 

Para mahasiswa diberikan penguatan sebelum benar-benar terjun ke lapangan dalam melakukan riset pasar di sembilan wilayah di Provinsi Kalimantan Selatan dan Tengah, diantaranya Balangan, Tanjung, Hulu Sungai Utara (HSU), Hulu Sungai Tengah (HST), Barito Timur, Banjar, Banjarmasin, Banjarbaru dan Tanah Laut. 

Untuk mahasiswa yang diterjunkan, Citra menyebut, total ada 170 orang, yang mana 43 mahasiswa akan melakukan riset kewirausahaan. 

Sementara Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis sekaligus Bidang Sistem Informasi, Humas dan kerjasama IBT ULM, Dr Arief Budiman, SE, MMKtg, Ph.D mengatakan, menyambut baik program yang diselenggarakan oleh YABN dan ULM. 

Hari ini, Arief menyebut memberikan penguatan kewirausahaan dalam hal survei pasar yang akan dilakukan oleh para mahasiswa bersama dengan YABN

Tujuannya untuk mengetahui mekanisme apa saja yang terjadi di pasar, baik itu masalah persaingan, harga, kompetisi supaya memudahkan para mahasiswa dalam memahami dan mendapatkan pengetahuan hand one secara lebih sederhana lagi untuk mengetahui kondisi di lapangan. 

"Pengetahuan ini sangat penting dan diperlukan para mahasiswa apabila mereka ingin berwirausaha setelah lulus dari ULM, terlebih mahasiswa yang ikut berasal dari lintas fakultas," ujarnya. 

YABN Dan IBT ULM Berikan Pembekalan Kewirausahaan Dengan Skema Matching Fund.
YABN Dan IBT ULM Berikan Pembekalan Kewirausahaan Dengan Skema Matching Fund. (banjarmasinpost.co.id/siti bulkis)

Pengetahuan dasar  yang diberikan terkait riset pasar ini akan sangat diperlukan YABN dan IBT ULM membantu ponpes binaan di lapangan.  Bahkan hasil penelitian ini penting dan sangat membantu YABN dan IBT ULM juga dalam menentukan strategi-strategi binaan di masa yang akan datang. 

Melalui kegiatan ini, para mahasiswa akan mendapatkan pengalaman terbaik di lapangan dan membangun pengetahuan mereka tentang riset rantai pasok pasar, setelah keluar dari ULM dan menghadapi dunia kerja nanti.  (Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved