Breaking News:

Berita Bisnis

Harga TBS dan CPO Naik, Petani Sawit di Kalsel Bersyukur

Harga TBS disepakati bulan Nopember, mengalami kenaikan harga rata-rata tujuh persen dengan harga terendah pada umur tanaman 3 tahun

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Eka Dinayanti
istimewa
Petani Sawit 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Harga Tandan Buah Sawit (TBS) pada November 2021 ini meningkat lagi.

Terbaru, Harga TBS disepakati bulan Nopember, mengalami kenaikan harga rata-rata tujuh persen dengan harga terendah pada umur tanaman 3 tahun, Rp. 2.007,64 dan harga tertinggi Rp. 2.786,10 pada umur 13 tahun.

Bukan hanya itu, hasil perhitungan rapat TBS yang dibacakan Muhammad Rusli, Kelapa Bidang Penyuluhan, Pengolahan dan Pemasaran Disbunnak, usai rapat penentuan harga Di kantor Disbunak belum lama tadi juga menyepakati harga Crude Palm Oil (CPO).

"Provisi Kalsel menyepakati perhitungan untuk harga CPO bulan Nopember naik menjadi Rp. 12.864,50, Inti Sawit mengalami kenaikan menjadi Rp. 6.787,88, Nilai Indeks juga mengalami kenaikan menjadi 89.59%," urai M Rusli, Minggu (21/11/2021).

Baca juga: Perkara Sawit Plasma di Kolam Kanan Kabupaten Batola Kalsel, Kejari Masih Menyelidiki

Baca juga: Berkah Sawit, Petani Tanahlaut Ini Kini Bisa Kuliahkan Anak Ke Luar Negeri, Begini Kisah Suksesnya

Kegiatan yang dilaksanakan di ruang rapat kelapa sawit ini, dihadiri oleh Perusahaan Mitra, Perwakilan Petani Plasma, Perwakilan Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO), Perwakilan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit lndonesia (GAPKI) Kalimantan Selatan, serta Tim Penetapan Harga TBS.

Sementara menanggapi hal ini petani sawit mengaku masih bersyukur.

"Ya harga seperti itu masih standar dan jika naik kami di plasma ini juga ikutan naik," kata Asad petani plasma di Tala.

(Banjarmasinpost /Nurholis Huda)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved