Buruh Protes Kenaikan UMP Kalsel
Aksi Tolak Keputusan UMP Kalsel 2022, Buruh Minta Kehadiran Gubernur Kalsel
Dalam orasinya selain menyuarakan penolakan, perwakilan buruh, Yoyoen Indarto, juga meminta agar Guberner Kalsel datang ke hadapan mereka.
Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Penolakan terhadap Keputusan Gubernur Kalsel terkait upah minimum provinsi (UMP) Kalsel Tahun 2022, dilakukan oleh ratusan buruh di depan Kantor DPRD Provinsi Kalsel.
Dalam orasinya selain menyuarakan penolakan, perwakilan buruh, Yoyoen Indarto, juga meminta agar Guberner Kalsel datang ke hadapan mereka.
"Kami akan terus berada di sini, sampai Pak Gubernur datang ke sini," katanya, melalui pengeras suara.
Desakan kehadiran Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor juga di suarakan oleh ratusan buruh yang terlibat aksi.
Baca juga: BREAKING NEWS- Protes Kenaikan UMP Kalsel, Massa Buruh Banjiri Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin
Terlihat mereka melakukan aksi unjuk rasa sambil membawa atribut, bendera dan juga poster.
Poster tersebut bertuliskan aspirasi para buruh, yang menolak keputusan kenaikan UMP Provinsi Kalsel 2022.
Yang mana UMP Provinsi Kalsel 2022 telah ditetapkan naik sebanyak 1,01 persen, pada Jumat (19/11/2021) lalu.
(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/aksi-buruh-di-depan-kantor-dprd-provinsi-kalsel-suarakan-penolakan-ump-kalsel-2022.jpg)