Harga Bitcoin Hari Ini

Harga Bitcoin Hari Ini 14 Desember 2021, Anjlok di Level US$ 46.534,37 Per Keping

Harga crypto currency atau mata uang Bitcoin kembali dalam tren melemah. Kini berada di level US$ 46.534,37.

Editor: M.Risman Noor
Istimewa
Ilustrasi uang kripto, Bitcoin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Harga Bitcoin hari ini Selasa 14 Desember 2021 anjlok.

Terbaru crypto currency dengan market cap terbesar bernama Bitcoin ini berada di level US$ 46.534,37

Bagaimana mata uang kripto lainnya? Apakah akan mengikuti harga bitcoin yang kini anjlok.

Harga crypto currency atau mata uang Bitcoin kembali dalam tren melemah.

Sebulan terakhir rupanya bukan jadi periode yang baik bagi Bitcoin. Dalam kurun waktu tersebut, harga uang Bitcoin yang merupakan aset kripto dengan kapitalisasi terbesar tersebut terus berada dalam tekanan.

Merujuk Coinmarketcap, pada 11 November silam, harga uang kripto Bitcoin berada di level US$ 68.365 per Btc. Namun, pada hari Minggu (12/12) pukul 10.15 WIB, harga Bitcoin terjungkal di level US$ 49.102 per Btc. Artinya, Bitcoin sudah melemah 28,18% dalam periode tersebut.

Pada perdagangan Selasa (14/12/2021) pukul 07.16 WIB, Coinmarketcap mencatat harga Bitcoin anjlok. Harga uang kripto Bitcoin, yang merupakan crypto currency dengan market cap terbesar, berada di level US$ 46.534,37. Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin merosot 7,31%. Dalam 7 hari perdagangan, harga Bitcoin melemah 7,95%.

Dilansir kontan.co.id, penurunan harga juga terjadi pada uang kripto lain yang berada di kelompok 5 besar market cap. Harga Ethereum (market cap terbesar kedua) di level US$ 3.778,40, turun 8,78% dalam 24 jam terakhir.

Dalam 7 hari perdagangan, harga Ethereum turun 12,94%.

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Minggu 12 Desember 2021, Stagnan di Level Rp 930.000 Per Gram

Harga Binance Coin (market cap terbesar ketiga) di level US$ 519,63, turun 9,30% dalam 24 jam perdagangan. Selama 7 hari perdagangan, harga Binance Coin merosot 11,06%.

Harga Tether (market cap terbesar keempat) di level US$ 1, turun 0,12% dalam 24 jam perdagangan. Dalam 7 hari perdagangan, harga Tether turun 0,04%.

Harga Solana (market cap terbesar kelima) di level US$ 154,11 melemah 10,95% dari sehari sebelumnya. Selama 7 hari perdagangan, harga Solana anjlok 20,61%.

Co-founder CryptoWatch dan Pengelola Channel Duit Pintar Christopher Tahir mengatakan, ada dua faktor utama yang menyebabkan koreksi harga Bitcoin pekan lalu.

Pertama adalah potensi percepatan tapering dan kenaikkan suku bunga acuan dari The Fed. Kedua, adanya potensi terseretnya Tether dalam kasus Evergrande, raksasa properti China yang baru saja diumumkan default.

Ilustrasi Bitcoin.
Ilustrasi Bitcoin. (Getty Images)
Halaman
1234
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved