Breaking News:

Travel

Jelang Libur Nataru 2021, Belum Ada Peningkatan Jumlah Pengunjung Objek Wisata di Kalsel

Meski tidak lagi ada pembelakuan PPKM, menjelang liburan akhir thun, objek wisata di Kalsel masih belum ramai pengunjung

Penulis: Salmah | Editor: Eka Dinayanti
dokumen Rezky Febrianor
Wisata Baruh Bunga, Hulu Sungai Tengah 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kendati sudah memasuki masa liburan semester sekolah dan menjelang Nataru (natal dan tahun baru), belum ada terlihat peningkatan pengunjung tempat wisata.

Sebagaimana dikatakan Rezky Febrianor, owner Baruh Bunga, Hulu Sungai Tengah.

Meski demikian, dengan tidak diberlakukannya lagi PPKM level 3 harapannya ada perkembangan yang berarti.

"Alhamdulilah sangat senang atas dihentikannya PPKM, semoga tempat wisata dapat ramai kembali," ujarnya.

Baca juga: Libur Nataru 2022, Jubir Satgas Covid-19 Kalsel Sebut Pengawasan Tempat Ibadah dan Mall Diperketat

Baca juga: Jelang Libur Nataru, Pokdarwis Kalsel Diminta Perketat Prokes di Tempat Wisata

Jika becermin dari tahun sebelumnya, setiap musim liburan apalagi jelang tahun baru, pengunjung sangat tinggi, kurang lebih seribuan pengunjung di waktu normal.

"Jika nanti sesuai harapan dan ramai pengunjung kami akan selalu anjurkan atau wajibkan pengunjung untuk tetap menjalankan prokes yang sudah kami jalankan," tukasnya.

Ia tetap menyadari kunjungan ke tempat wisata untuk target tidak bisa diperkirakan karena juga melihat situasi dan kondisi cuaca, apakah curah hujannya ekstrem sehingga akan berpengaruh pada kedatangan pengunjung.

Dan juga untuk beberapa wilayah di HST sudah beberapa kali dilanda banjir dalam beberapa waktu kemarin.

Baca juga: Kecelakaan di Kalsel - Seberangi Jalan Menuju Langgar, Warga Desa Ujung Tala Tewas Terseret Mobil

Baca juga: Angkut Ratusan Miras, Warga Tapin Tak Bisa Mengelak saat Digeledah Petugas Polsek Banjarbaru Barat

Sementara Haris, pegawai kantor Desa Tanjung Dewa, Tanah Laut, juga berharap ada peningkatan kunjungan wisata di wilayahnya.

Bukit Timah dan Pulau Datu adalah dua tempat wisata yang selama ini jadi destinasi favorit di wilayah Tanjung Dewa.

"Selain itu ada hutan mangrove yang diharapkan akhir tahun ini sudah bisa beroperasi karena ini bisa menjadi destinasi baru yang menyedot pengunjung," tukasnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved