Berita Banjarmasin
Kalsel Masuk Daerah Waspada Pasang Air Laut Maksimum dan Banjir Pesisir
Puncak air pasang di Kalsel pada muara Sungai Barito diprediksi akan terjadi pada 21-22 Desember 2021 pada pukul 22.00-24.00 WIB berkisar 270 cm
Penulis: Milna Sari | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kalimantan Selatan menjadi salah satu daerah yang diwaspadai terjadinya peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum dan potensi banjir pesisir.
Forecaster on Duty BMKG Maritim, Cyntia saat dihubungi Sabtu (18/12/2021) mengatakan bersamaan dengan adanya fase bulan purnama dan kejadian curah hujan deras di beberapa wilayah
Indonesia, dapat mengakibatkan terjadinya peningkatan ketinggian banjir rob yang lebih signifikan.
Meski begitu, pada Kalimantan Selatan ketinggian air pasang diprediksi takkan setinggi pada tanggal 6 hingga 7 Desember lalu, dimana ketinggian air pasang mencapai 300 cm.
Puncak air pasang di Kalsel pada muara Sungai Barito diprediksi akan terjadi pada tanggal 21-22 Desember 2021 pada pukul 22.00-24.00 WIB berkisar 270 cm.
Baca juga: Turut Terdampak Banjir Rob di Banjarmasin, Program Bedah Rumah Jadi Tertunda
Baca juga: Banjir Kalsel : Hindari Kerusakan Rumah Akibat Banjir, Maya Blokade Jalan dari Pengendara Motor
Sementara untuk Kotabaru prediksi ketinggian pasang air akan terjadi pada tanggal 20 Des 2021 pada pukul 18.00-19.00 WITA dan pada tanggal 21-22 Des 2021 pada pukul 19.00-20.00 WITA dengan masing-masing ketinggian pasang berkisar 280 cm.
"Ketinggian air pada puncaknya nanti tidak lebih tinggi dari sebelumnya, dimana sebelumnya pada tanggal 6-7 Des 2021 berkisar 300 cm," ujarnya.
Potensi banjir rob, terang Cyntia juga dipengaruhi pada intensitas curah hujan.
Kondisi ini secara umum ujarnya dapat mengganggu aktivitas keseharian masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.
Baca juga: Akses Jalan Syekh M Arsyad Albanjari Terendam Banjir, Warga Martapura Timur Tetap Berangkat Jumatan
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari gelombang tinggi dan pasang maksimum air laut.
Sebelumya BMKG merilis 23 daerah berpotensi waspada peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum dan potensi banjir pesisir yakni Belawan, Kep. Natuna, Kep. Riau, Bangka Belitung,
Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Ternate, Halmahera, Papua Barat (bagian utara), Papua (bagian utara) dan Merauke.
Banjarmasinpost.co.id/Milna
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/air-masih-menggenang-di-sdn-antasan-besar-7-banjarmasin-akibat-banjir-rob.jpg)