Berita HST
Data Dinas PUPR Kabupaten HST Total Jalan Rusak Sepanjang 60.715 Meter
Total jalan rusak sepanjang 60.715 meter berdasarkan data Dinas PUPR Kabupaten HST sebagai akibat dari bencana banjir dan longsor.
Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) menyebut saat ini 60.715 meter jalan kabupaten mengalami kerusakan.
Sebagian terdampak bencana banjir, sebagian lagi rusak karena faktor lain, di wilayah Kabupaten HST, Provinsi Kalimantan Selatan, ini.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR HST, Hasbianor, saat dikonfirmasi, Selasa (28/12/2021), mengatakan, dari 60.715 meter yang rusak, sepanjang 3.015 meter adalah jalan yang terputus akibat tanah longsor.
Sepanjang 32.450 meter mengalami rusak berat dan 25.250 meter rusak ringan. Sebagian kerusakan akibat banjir.
Baca juga: VIDEO Jalur Pantai Hambawang-Sungai Buluh Kabupaten HST Kalsel Penuh Lubang
Baca juga: Belum Bisa Dilewati Mobil, Pembangunan Jembatan Patikalain HST Diperkirakan Selesai Sepekan Lagi
“Kami tak memiliki data khusus untuk kerusakan akibat banjir. Memang sebagian ada yang rusak karena banjir,” kata Hasbinor.
Dijelaskan, kerusakan akibat tanah longsor dilakukan penanganan secara darurat dengan memperbaiki akses jalan yang terputus. Sedangkan kerusakan berat akibat sebab lain dilakukan secara bertahap.
“Untuk mengurangi lubang-lubang di jalan yang rusak, dilakukan dengan cara penambalan melalui anggaran rehabilitasi rutin,” katanya.
Pantauan Banjarmasinpost.co.id, kerusakan jalan akibat bencana banjir tampak di sejumlah ruas jalan di Kota Barabai, Kabupaten HST, Kalsel.
Baca juga: Longsor di Kalsel - Tanah Tutupi Sungai di Pantai Mangkiling, Warga Waswas Terjadi Air Bah
Baca juga: Longsor di Kalsel - Jalan Datar Ajab Kabupaten HST Tertutup Tanah, Warga Sangat Sulit Keluar Desa
Di antaranya, di Jalan Brigjen H Hasan Basry, Jalan Perwira, Jalan SMP dan Jalan Lapangan Pelajar, Jalan Hevea, Jalan HM Ramli. Perbaikan di jalan tersebut dilakukan dengan penambalan.
Jalan yang terdampak longsor, yaitu di Desa Datar Ajab dan HInas Kanan. Informasi yang diperoleh dari warga setempat. sampai sekarang belum teratasi.
“Memang ada upaya menyingkirkan material longsoran dengan cara disemprot. Tapi belum mampu mengatasi masalah. Akses jalan ke Datar Ajab hingga ke wilayah hulunya masih sulit dilewati karena berlumpur,” kata Ustaz Fathurrahim, pendakwah di kawasan Pegunungan Meratus HST.
(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/1-longsor-di-kalsel-pendakwah-lewati-jalan-tertutup-longsoran-di-rantau-parupuk-datar-ajab.jpg)